Inspirasi

Membangkitkan Gairah Berbudaya di Kota Serang dari Kartini, Bumi, dan Buku

BISNISBANTEN.COM — Setelah berganti nama dari Umah Kaujon menjadi Rumah Berbudaya Kaujon, berbagai kegiatan kebudayaan pun digelar. Melalui kegiatan Kartini, Bumi, dan Buku pada 1-6 Mei lalu, diharapkan bisa menjadi awal bangkitnya gairah berbudaya di Kota Serang dan Banten.

Ini diungkapkan Syalita Kaunia, owner Rumah Budaya Kaujon saat closing ceremony Kartini, Bumi, dan Buku.

“Sangat bangga bisa menyelenggarakan acara ini. Kami berharap bisa menjadi awal bangkitnya gairah berbudaya di Kota Serang Banten dan sebagainya. Sejak berdiri, punya visi jadi pusat budaya, seni, dan ilmu berkontribusi terhadap kemajuan di sekitar. Semoga bisa terwujud,” tutur Syalita.

Advertisement

Destian Andrianto, ketua pelaksana menjelaskan, acara ini diisi beragam kegiatan. Saat opening diisi tarian prajurit kobra sakti, kasidah Al-Fajri, sambutan kabid kebudayaan propinsi Banten. Ada juga women talk dengan pembicara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang, founder pembersih lantai dari minyak jelantah, dan founder rumah baca di Kota Serang Baru.

“Di sini juga ada art market dan bazar buku, sablon on the spot, penjual totebag dan masker anak. Ada talkshow daring dan luring untuk pengisi acara,” kata lelaki yang disapa Ndez ini.

Kartini, Bumi, dan Buku mengusung tagline women talk, art exhibition, art market, dan performing art. Kegiatan yang dipusatkan di Umah Budaya Kaujon di Jalan Hoesen Djayadiningrat, Kaujon, Serang ini saat closing ceremony diisi special perform Mukhlis x Irma Maulani kolaborasi tari dan monolog serta Double C Dance Crew. (hilal)

Advertisement

Advertisement
LANJUT BACA

Hilal Ahmad

Pembaca buku-buku Tereliye yang doyan traveling, pemerhati dunia remaja yang jadi penanggung jawab Zetizen Banten. Bergelut di dunia jurnalistik sejak 2006.