Banten24

Mahasiswa Unpam Serang Edukasi Literasi Digital dan Risiko Manipulasi Sistem Bagi Siswa SMAN 1 Pabuaran=

BISNISBANTEN.COMMahasiswa Program Studi Informasi (S1) Universitas Pamulang (Unpam) Kampus Serang sukses menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) sebagai wujud nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan PkM kali ini berfokuspada sosialisasi dengan tema “Dekonstruksi Algoritma Perjudian Online: Edukasi Literasi Digital dan Risiko Manipulasi Sistem Bagi Siswa SMAN 1 Pabuaran” yang dilaksanakan di SMAN 1 Pabuaran.

Acara yang berlangsung pada Kamis, 16 April 2026, Pukul08.30-12.30 WIB ini, diketuai oleh Ahmad Suhemi.

Tujuan utama PkM ini untuk memberikan pengetahuan kepada siswa-siswi SMAN 1 Pabuaran mengenai cara kerja algoritma serta manipulasi sistem yang digunakanperjudian online dan meningkatkan kesadaran siswa SMAN 1 Pabuaran mengenai bahaya dan dampak negatif perjudian online di era digital saat ini.

Kolaborasi Pendidikan Tinggi dan Sekolah MenengahA Atas

Wakil Kepala Bidang Humas SMAN 1 Pabuaran Saefulloh, S.Pd., secara resmi membuka acara danmenyampaikan apresiasi tinggi atas kegiatan kolaborasi Pengabdian Kepada Masyarakat dengan sekolah.

“Kami sangat berterima kasih kepada pihak kampus Universitas Pamulang PSDKU Serang karena telah mempercayai sekolah kami menjadi bagian dari kegiatan PkM. Dengan adanya kegiatan PkM ini dapat menambah ilmu dan wawasan dari narasumber yang tidak diajarkan di kelas,” ujar Bapak Saefulloh.

Sesi Sosialisasi Interaktif

Selama sesi sosialisasi, mahasiswa Sistem Informasi Universitas Pamulang PSDKU Serang mengajarkan bagaimana sistem algoritma judi online ini mempengaruhi kemenangan dan juga kekalahan terhadap pemain. Selain itu juga memberikan contoh cara sistem algoritma judionline bekerja pada sebuah game. Sesi sosialisasiinteraktif ini membuat peserta tampak antusias terhadap materi yang diberikan, hal itu dikarenakan relate dengan kehidupan di era sekarang.

Ugi Fatahillah, selaku pemateri PkM, menjelaskan bahwa, manipulasi sistem pada perjudian online dirancang olehdeveloper melalui penyusunan algoritma dan pseudocode (pseudocode) sebagai dasar perintah sistem. Pseudocodeini menggambarkan alur logika yang digunakan untuk mengatur peluang, hasil, serta pola permainan sehingga terlihat seolah-olah acak, padahal telah diatur sedemikian rupa untuk menguntungkan pihak tertentu,” ujar Ugi.

Senada dengan itu, Ketua Pelaksana PkM, Ahmad Suhemi menegaskan bahwa, kampus ingin membantu adik-adik di SMAN 1 Pabuaran untuk menghindari perjudian online, karena dapat memberikan dampak negatif bagi diri sendiri, keluarga maupun orang lain.

“Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan dapat diimplementasikan di lingkungan adik- adik SMAN 1 Pabuaran,” tambahnya.

Dosen pembimbing kegiatan, Widyawati, S.Kom., S.T., M.Kom., memaparkan bahwa PkM ini merupakan salah satu bentuk sinergi nyata antara mahasiswa dan masyarakat pendidikan. “Kegiatan PkM ini bukan sekedar berbagi ilmu, tapi juga dapat membangun kesadaran bahaya perjudian online kepada siswa-siswi SMAN 1 Pabuaran. Selain itu, mahasiswa belajar mengimplementasikan keilmuannya, sementara siswa SMAN 1 Pabuaran memperoleh ilmu dan wawasan mengenai perjudian online,” tutup Widyawati.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab, mengerjakan post-test, dan sesi foto bersama seluruh peserta siswa SMAN 1 Pabuaran. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya berhenti pada sosialisasi, tetapi dapat menjadi langkahawal dalam membangun kesadaran literasi digital yang lebih luas di kalangan pelajar serta mendorong generasi muda untuk lebih bijak dalam menghadapi perkembangan teknologi. Selain itu, sosialisasi ini dapay menjadi ilmu yang bermanfaat bagi siswa SMAN 1 Pabuaran untuk menghindari bahayanya perjudian online. (susi)

bisnisbanten.com