KPw BI Banten Ajak Warga Belanja Bijak: Konsumsi Sesuai Kebutuhan, Bukan Keinginan

BISNISBANTEN.COM – Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Banten, Ameriza M. Moesa, mengimbau masyarakat untuk menerapkan perilaku “Belanja Bijak” selama bulan suci Ramadan. Menurutnya, belanja bijak bukan sekadar masalah ekonomi, melainkan cerminan dari nilai-nilai ibadah puasa itu sendiri.
Ameriza menjelaskan bahwa esensi dari belanja bijak adalah pengendalian diri, yang sejalan dengan spirit Ramadan dalam menjaga hawa nafsu.
“Belanja bijak itu dimensinya adalah menjaga dan mengendalikan hawa nafsu. Kandungannya sejalan dengan nilai-nilai Ramadan, di mana kita berkonsumsi sesuai dengan kebutuhan, bukan sesuai keinginan,” ujar Ameriza, dikutip pada Kamis (12/03/26).
Selain aspek spiritual, Ameriza menekankan pentingnya masyarakat untuk bertindak lebih logis dan tenang dalam memenuhi kebutuhan pokok. Ia memperingatkan agar warga tidak terjebak dalam panic buying atau belanja secara berlebihan karena terpengaruh suasana tertentu.
Ada dua dampak positif utama yang diharapkan dari pola belanja bijak ini yaitu embantu menekan risiko kenaikan harga (inflasi) yang sering terjadi di bulan Ramadan, mengantisipasi risiko gejolak harga di tengah situasi politik yang saat ini tengah memanas.
“Mudah-mudahan dengan belanja bijak ini, di samping sesuai dengan nilai-nilai puasa, juga berdampak positif untuk mengendalikan dan mengantisipasi risiko kenaikan harga,” pungkasnya.









