Hadiri HUT ke-26 DWP Tingkat Kabupaten Serang, Ini Pesan Bupati Serang Zakiyah!

BISNISBANTEN.COM – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah (Zakiyah) menghadiri Peringatan Hari Ulang (HUT) ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP) tingkat Kabupaten Serang Tahun 2025 di Gedung Korpri Kabupaten Serang pada Kamis (11/12/2025). Zakiyah pun mendorong DWP untuk meningkatkan program pemberdayaan perempuan untuk memperkuat ketahanan keluarga melalui pemberdayaan ekonomi.
Peringatan HUT DWP bertemakan ’Peran strategis Dharma Wanit Persatuan dalam pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2045’ itu juga dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Serang Zaldi Dhuhana, Inspektur Inspektorat Kabupaten Serang Sugi Hardono, Ketua PGRI Kabupaten Serang Janjusi, dan ratusan Anggota DWP se-Kabupaten Serang.
“Saya mendorong DWP untuk memperkuat program pemberdayaan perempuan untuk memperkuat ketahanan keluarga melalui pemberdayaan ekonomi,” ujar Zakiyah dalam sambutannya.
Zakiyah berharap, acara HUT DWP ke depan terus melaksanakan progam-programnya, sinergi dengan pemerintah daerah. Terutama, program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Semisal, mendorong program mengenai pemberdayaan perempuan, kemudian program mengenai pemberdayaan ekonomi dan ketahanan keluarga. Zakiyah juga berpesan agar DWP Kabupaten Serang terus berkolaborasi bersama Pemkab Serang dengan melaksanakan programnya lebih masif sehingga bisa langsung menyentuh akar rumput atau masyarakat.

“Untuk sinergitas DWP selama ini sudah baik, tapi ke depan semoga lebih maksimal lagi,”harap politisi PAN ini.
Zakiyah pun mengingatkan agar tema HUT jangan sekadar dijadikan slogan seremonial, melainkan harus menjadi alarm pengingat bagi semua, dimana pada 2045 saat indonesia genap berusia satu abad bukanlah masa yang jauh.
“Anak – anak yang saat ini duduk di bangku PAUD, SD, atau SMP merekalah yang kelak akan memegang kemudi bangsa ini pada tahun 2045,” ujar Zakiyah.
Disebutkan Zakiyah, pihaknya sudah meluncurkan berbagai kebijakan strategis dalam RPJMD 2025 – 2030, dengan mengalokasikan insentif bagi ribuan guru ngaji dan guru madrasah, memperbaiki infrastruktur sekolah, hingga memberikan beasiswa pendidikan.
“Tapi, saya tegaskan bahwa sekolah terbaik pun tidak akan mampu menggantikan peran pendidikan dalam keluarga. Di sinilah letak urgensi keberadaan DWP,” terang Zakiyah.
Oleh karena itu, Zakiyah mengingatkan bahwa DWP tidak hanya organisasi arisan atau pertemuan sosial semata, tetapi harus bertransformasi menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun ekosistem pendidikan yang holistik.
“Pendidikan pertama dan utama (Al-Madrasatu Al-Ula) dimulai dari pangkuan seorang ibu, dari ruang makan keluarga, dan dari lingkungan terdekat anak,” tandas Zakiyah.
Sementara itu, Ketua DWP Kabupaten Serang Dian Kartika berjanji, pihaknya akan merealisasikan penguatan program pemberdayaan perempuan untuk memperkuat ketahanan keluarga melalui pemberdayaan ekonomi.
“Kami selain istri pendamping suami, juga menjadi ibu pendidik yang unggul. Tentu ini perlu dukungan semua pihak untuk melahirkan generasi yang lebih baik,” ujar Dian.
Terkai itu, Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBPPPA) Kabupaten Serang Haerofiatna menegaskan, pihaknya akan terus mendukung program DWP dari aspek penganggaran.
“Kita banyak program, salah satunya penanganan stunting, perlindungan anak, persetaraan gender, kota layak anak, itu semua harus disinergikan, berkolaborasi dengan semua pihak, termasuk DPW dan PKK,” terang pejabat yang akrab disapa Haero ini. (Nizar)









