Keuangan

Gubernur BI Lirik Potensi Banten

 

BISNISBANTEN.COM — Hadirnya Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus DW Martowardojo dalam peresmian Gedung Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten pada Jumat (15/9), nyatanya memberikan angin segar pada rencana jangka panjang perekonomian di Provinsi Banten.

Agus, mengaku BI dalam waktu dekat, rencananya akan mulai menjajaki kerjasama terkait pengembangan kawasan Banten Selatan. Termasuk pengembangan pada keuangan syariah bersama pemerintah Banten.

Advertisement

“Kami kedepan ingin kerja sama dengan Pemda Banten untuk keuangan syariah, kami ingin bekerja sama dengan Banten untuk mengembangkan ekonomi syariah, karena semua tahu di Banten ada potensi pariwisata besar,” katanya.

Untuk rencana tersebut, lanjut Agus, BI akan mengacu pada visi-misi dari Gubernur Banten Wahidin Halim, dimana hal ini, dilakukan agar perwakilan BI di Banten dan pemerintah setempat dapat bekerja secara berkesinambungan.

Seperti yang diketahui, Provinsi Banten memiliki banyak keunggulan dalam sektor industri. Selain industri pengolahan dikawasan Banten Utara yakni Tangerang dan Serang yang memiliki sumber ekonomi lain seperti perdagangan, agro industri, kimia, tekstil dan elektronik, pertanian dan pariwisata juga menjadi potensi yang harus ditumbuhkan di Banten.

“Maka dari itu akan baik kalau kajian yang sudah dimiliki Pemda akan diperkuat kajian dari BI untuk bisa menyampaikan rekomendasi kepada Pemda untuk memperoleh sumber ekonomi baru bagi Banten,”ujarnya.

Advertisement

Selain industri, ¬†provinsi yang sudah berdiri sejak 18 tahun ini memiliki sektor Pariwisata yang dapat dikembangkan. Banten bukan hanya kawasan Tanjung Lesung karena menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). “Tapi, sepanjang pantai Anyer di Serang sampai ke pantai Carita di Pandeglang menurutnya juga potensi besar,” ucapnya.

Agus menambahkan, untuk mendukung hal tersebut, Banten juga memerlukan pengembangan infrastruktur di kawasan selatan juga yang dapat mencakup hingga perbatasan Jawa Barat. Misalkan dari daerah Sukabumi kemudian ke Panimbang dan sampai ke kawasan Tanjung Lesung. Ini dilakukan untuk membuka akses pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut. “Kami mengungkapkan secara umum tapi akan bekerja lebih baik dengan gubernur untuk mendukung ekonomi di Banten,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Banten Wahidin Halim menyambut baik komitmen Bank Indonesia khususnya kantor Perwakilan Banten. Dengan kehadirannya di Banten, Bank Indonesia diharapkan dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi dan menjaga inflasi di Banten.

“Saya berharap dengan kesungguhan gubernur BI akan memberikan rangsangan bagi pelaku ekonomi di Banten,” tutupnya. (gag/red)

Advertisement
LANJUT BACA