Dukung UMKM dan Optimalisasi PAD Kota Serang, bank bjb KCK Banten Dorong Digitalisasi Keuangan

BISNISBANTEN.COM – Bank bjb Kantor Cabang Khusus (KCK) Banten terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pembangunan ekonomi di Kota Serang. Fokus utama saat ini adalah mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui transformasi digital.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala bank bjb KCK Banten, Faridha Siregar saat ditemui dikantor bank bjb, Kamis (06/08/26).
“Tadi pak Walikota silaturahim saja, kita berbicara juga tentang potensi-potensi di Kota Serang khususnya dan pertumbuhan digitalisasi khususnya untuk UMKM di Kota Serang,” ujar Faridha.
Menurut Faridha, Pemerintah Kota Serang saat ini menaruh perhatian besar pada peran perbankan dalam memajukan sektor UMKM. Transformasi digital menjadi kunci agar pelaku usaha lokal dapat bersaing dan berkembang lebih pesat.
“Kota Serang membutuhkan dukungan support dari nank bjb untuk pertumbuhan khususnya UMKM dari segi digitalisasi,” jelasnya.
Dukungan bank bjb terhadap UMKM di Kota Serang sebenarnya sudah berlangsung lama dan tersebar di berbagai pusat ekonomi.
“Terutama di beberapa pasar di sini kita juga ada di yang Kepandean binaan kita juga, di Royal Baroe, Rau juga banyak sih, karena kan sudah bertahun-tahun jadi sudah banyak banget,” tambahnya.
Selain sektor UMKM, kolaborasi antara bank bjb dan Pemkot Serang juga diarahkan untuk meningkatkan efisiensi pemungutan pajak daerah. Faridha menekankan bahwa digitalisasi menjadi instrumen penting dalam mendongkrak PAD.
“bjb untuk membantu pertumbuhan pendapatan asli daerah dengan proses digitalisasi meningkatkan pajak, terutama perpajakan ya, pendapatan asli daerah dari segi perpajakan,” ungkap Faridha.
Salah satu langkah konkret yang telah dilakukan adalah melalui program sosialisasi bersama Bapenda Kota Serang yang melibatkan perwakilan dari berbagai kecamatan.
“Mereka memilih dari enam kecamatan kalau enggak salah 67 peserta agen bjb BiSA ya untuk membantu percepatan pendapatan pajak kendaraan bermotor, PBB, dan lain-lain,” tuturnya.
Sebagai bagian dari strategi branchless banking, bank bjb mengandalkan jaringan Agen bjb BiSA untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat. Agen-agen ini bertindak sebagai mitra bank dalam melayani transaksi keuangan di lokasi masing-masing, termasuk pembayaran pajak.
“Agen bjb BiSA itu tadi branchless banking yaitu agen laku pandai ya. Jadi agen-agen yang menjadi mitra bank bjb sebagai agen untuk pembayaran dan untuk mitra Bank bjb dalam melaksanakan transaksi di lokasinya masing-masing,” papar Faridha.
Saat ini, jumlah agen tersebut telah tumbuh signifikan di wilayah Kota Serang, memberikan dampak nyata bagi aksesibilitas layanan perbankan dan penerimaan daerah.
“Sudah banyak di wilayah Kota Serang, mungkin sudah hampir lebih dari 100 agen di salah satunya dari binaan Bapenda Kota Serang,” pungkasnya. (Siska)









