Diskominfosatik Kabupaten Serang Bentuk KIM Pandu Literasi Digital ke Masyarakat

BISNISBANTEN.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melalui Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosatik) membentuk Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) untuk memandu literasi digital kepada masyarakat. Selain bertujuan agar masyarakat melek digital, KIM juga dibentuk untuk mencegah masyarakat terkena modus penipuan digital yang saat ini marak.
Kepala Diskominfosatik Kabupaten Serang Surtaman mengatakan, pihaknya tahun ini sedang mengaktifkan dan menggiatkan KIM yang sudah dibentuk untuk menjadi agen di sekolah dan masyarakat. KIM, kata Surtaman, bergerak untuk memandu, mengedukasi, dan memberikan literasi terkait digital kepada masyarakat. Kata Surtaman, KIM sudah diberi bekal terkait Keamanan digital, keterlindungan data digital, serta kemampuan pengetahuan tentang digitalisasi itu sendiri agar masyarakat Kabupaten Serang tidak hanya sebagai pengguna digital, digitalisasi melalui internet, melainkan juga mampu berdaya dan bisa berperan dalam perkembangan teknologi digital.
“Jadi, nanti tidak ada lagi masyarakat Kabupaten Serang yang jadi korban penipuan digital, seperti pinjol ilegal, dan kejahatan lain yang berbentuk digitalisasi,” terang mantan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) ini saat ditemui wartawan media bisnisbanten.com di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu.
Korban kejahatan digital, kata Surtaman, saat ini bukan hanya masyarakat, tetapi banyak juga yang menimpa pegawai pemerintah karena ketidaktahuan terkait digital. Surtaman mencontohkan, saat ada telepon dari nomor tidak dikenal terkadang masyarakat langsung klik dan menerima telepon tersebut. Padahal, kata Surtaman, nomornya di scan untuk modus penipuan. Saat ini, kata Surtaman, untuk mengecek nomor kejahatan bisa melalui aplikasi Komdigi. Bahkan, bisa cek sampai rekening bank.
“Makanya, kita bentuk KIM ini, kita sudah bentuk di 50 desa dari 326 desa, di antaranya di Kecamatan Ciruas,“ ungkap penghobi olahraga Lari dan Badminton ini.
Surtaman berharap, dengan upayanya membentuk KIM ke depan tidak ada lagi masyarakat maupun pegawai pemerintah, khususnya di Kabupaten Serang terhindar dari segala upaya kejahatan dan modus penipuan digital. (nizar)









