Banten24

Disdukcapil Kabupaten Serang-RS Tonggak Husada Jalin Kerjasama Program Balung Anak

BISNISBANTEN.COM- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Serang bersama Rumah Sakit (RS) Tonggak Husada menjalin kerjasama yang ditandai penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) implementasi Program terintegrasi Bayi Lahir Langsung Untuk Akta Kelahiran, Kartu Keluarga, dan Kartu Identitas Anak (Balung Anak) dan Pelayanan Penerbitan Akta Kematian di Aula RS Tonggak Husada Kampung Tunggak, Desa Kertasana, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, Rabu (6/3/2024).

Kerjasama program Balung Anak untuk memberikan identitas hukum kepada penduduk dan meningkatkan cakupan kepemilikan akta kelahiran dan KIA, serta mempermudah dan mempercepat proses pengurusan dokumen kependudukan akta kelahiran, KK, dan KIA.

Penandatangan PKS dilakukan Pelaksana Teknis (Plt) Kepala Disdukcapil Kabupaten Serang Tubagus Maftuhi bersama Direktur RS Tonggak Husada, Putri Larosa.

Maftuhi mengatakan, dibangunnya kerjasama dapat menguntungkan semua pihak, baik rumah sakit, Pemda maupun masyarakat setelah mendapatkan pelayanan kesehatan dari rumah sakit. Intinya, kata Maftuhi, program tersebut untuk memudahkan memberikan fasilitas kebutuhan pemenuhan adminduk, mulai dari akta kelahiran, KIA, dan akta kematian.

“Insya Allah prosesnya semua sangat mudah ketika sudah dibangun kerjasama. Tentunya, selain RS Tonggak Husada juga akan diikuti RS lain dan klinik lain, sehingga mempermudah dan target semakin baik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan (PDIP) pada Disdukcapil Kabupaten Serang Hani Finola menambahkan, pada 2024 pihaknya melakukan PKS dengan mitra strategis dalam rangka percepatan layanan adminduk terintegrasi melalui inovasi Balung Anak dan penerbitan akta kematian. Saat ini, disebutkan Hani, terdapat 20 perjanjian kerjasama program Balung Anak dan akta kematian dengan empat Rumah Sakit, meliputi RSIA Puri Garcia, RS Hermina Ciruas, RS Budiasih Serang, dan RS Tonggak Husada Bojonegara. Sedangkan untuk Puskesmas, lanjut Hani, di antaranya Puskesmas Kramatwatu, Tirtayasa, dan Puskesmas Pamarayan. Kemudian, satu klinik yaitu Klinik Medika Kota Serang dan 12 Bidan di Kabupaten Serang yang membuka Praktek Mandiri Bidan di Kecamatan Carenang, Jawilan, Kramatwatu, dan Kecamatan Bojonegara.

“Seluruh pelayanan penerbitan akta kelahiran, KK, KIA, dan akta kematian di UPT Dukcapil maupun Disdukcapil Kabupaten Serang tidak dipungut biaya alias gratis,” tegas Hani.

Sementara Direktur RS Tonggak Husada Putri Larosa menyambut baik kerjasama dengan Disdukcapil dan bisa ikut andil pada program inovasi Balung Anak. Dengan demikian, kata Putri, pihaknya bisa membantu proses pembuatan akte kelahiran masyarakat agar lebih mudah.

“Kami akan sosialisasi melalui media sosial untuk syarat-syaratnya apa saja yang diperlukan, dan semua pasien atau keluarga yang melahirkan di sini akan kita bantu buat akta kelahiran dan KIA nya,” tegasnya. (Nizar)

bisnisbanten.com