Bupati Serang Minta Camat dan Kades Jadi Motor Penggerak Masyarakat Peduli Lingkungan

BISNISBANTEN.COM – Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menyebut jika Kabupaten Serang saat ini darurat sampah, sehingga meminta para Camat dan Kepala Desa (Kades) untuk aktif menjadi motor penggerak mengingatkan masyarakat menjaga dan peduli terhadap lingkungannya, dengan mendorong menjaga budaya gotong royong yang saat ini dinilai sudah mulai meredup.
Demikian disampaikan Tatu usai membuka kegiatan Roadshow Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang 2024 di Alun-alun Kecamatan Kragilan, Rabu (26/6/2024). Roadshow juga dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Serang Nanang Supriatna, para Kepala Organisasi Perangkat daerah (OPD), perwakilan TNI-Polri, Ketua TP PKK Kabupaten Serang Habibah Supriatna, dan ribuan warga dari lima kecamatan.
Tatu mengatakan, penyelenggaraan event LKBA Kabupaten Serang yang sudah berjalan selama enam tahun terakhir bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat Kabupaten Serang untuk menjaga lingkungannya dan peduli terhadap keamanan lingkungannya masing-masing.
“Jadi, masyarakat harus menjaga kebersihannya sendiri, keamanannya sendiri yang dilakukan dengan bergotong royong,” terang politisi Partai Golkar ini.
Menurut Tatu, perlu adanya peran serta unsur pemerintah, baik di tingkat kecamatan maupun tingkat desa untuk mewujudkan lingkungan yang bersih di masyarakat.
“Keduanya (Camat dan Kades-red) harus menjadi motor penggerak masyarakat agar mau menjaga kondisi lingkungannya,” ujarnya.
Kendati demikian, diakui Tatu, tidak mudah untuk menjadi motor penggerak masyarakat dan bukan upaya yang mudah untuk mengubah kebiasaan masyarakat membudayakan gotong royong.
“Tapi ini akan terus kita lakukan dan pasti ada hasilnya,” katanya.
Menurut Tatu, segala sesuatu yang berkaitan dengan upaya untuk mengubah kebiasaan masyarakat tidak dapat dilakukan dengan instan. Kata Tatu, membentuk kebiasaan masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan salah satunya melalui program LKBA, dimana di dalamnya terdapat lomba-lomba agar masyarakat peduli terhadap kesehatannya, kebersihannya, dan keamanan lingkungannya.
Tatu berharap, melalui LKBA ini kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungannya bisa terus tumbuh, sehingga mampu menyelesaikan persoalan sampah di Kabupaten Serang.
“Semoga di Kabupaten Serang ini persoalan sampah yang sudah dinyatakan darurat sampah dengan kepedulian masyarakat terhadap sampah ikut bergotong royong mampu menyelesaikan persoalan sampah di tingkat RW, Desa,” harap bupati dua periode ini.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Serang Haryadi mengatakan, ada lima lokasi yang akan dijadikan tempat pelaksanaan Roadshow LKBA 2024 dan di Kragilan merupakan lokasi awal pelaksanaan Roadshow. Selanjutnya, disebutkan Haryadi, akan dilaksanakan juga di 4 lokasi lainnya, yakni Kecamatan Pontang, Tunjungteja, Cinangka, dan Kecamatan Waringinkurung. Dijelaskan Haryadi, Roadshow LKBA dimaksudkan untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong yang saat ini dinilai sudah mulai redup.
“Sekarang gotong royong di masyarakat ini sudah mulai berkurang, agak pudar. Dan ini mulai kita hidupkan kembali melalui LKBA,” jelasnya. (Nizar)









