InspirasiYoungpreneur

Bebi Cerita Pashmina Plisket dan Tren Hijab

BISNISBANTEN.COM — Indonesia yang penduduknya mayoritas muslim, mempengaruhi pada ketersediaan, kebutuhan, dan tren yang dialami warganya. Seperti halnya hijab.

Jika pada era 1990-an tren hijab dipengaruhi oleh keberadaan grup kasidah seperti Nasida Ria, saat ini tren hijab dipengaruhi banyak hal dan bergerak sangat cepat. Meskipun tren fashion terus berulang namun dibumbui modifikasi, namun tetap menarik untuk disimak. Terlebih lagi kaum wanita yang identik dengan gemar berbelanja dan tampil gaya.

Nah ini juga yang dipikirkan Bebi. Remaja asal Cibaliung ini melihat tren pashmina lagi marak. Meskipun hijab berukuran panjang ini sudah dikenal sejak lama, tapi ada sesuatu yang dianggap baru yakni pashmina plisket.

Advertisement

“Aku open po kerudung pashmina, jenisnya plisket. Supaya tahu respon pasar, aku share di snal WA dulu. Open PO biar tahu responnya dulu,” tutur siswi MAN 4 Pandeglang yang aktif di Pramuka dan pernah mendaki Gunung Karang ini.

Sekadar tahu nih, pashmina kembali menjadi tren hijab di 2021. Terutama pasmina berjenis plisket. Pasmina plisket bisa digunakan untuk sehari-hari atau pun kebutuhan ke kantor.

Pasmina plisket memiliki banyak kelebihan. Salah satunya adalah gampang dibawa ke mana-mana, mudah untuk “mix and match”, serta tidak mudah kusut. Mau dicuci seberapa sering pun, motifnya tetap seperti itu. Karena dari mesin plisketnya sudah seperti itu.

Biasanya nih, plisket berwarna polos. Sebab plisket memilik tekstur sehingga kalaupun memiliki corak, tidak akan terlihat.

Advertisement

Bebi berharap, Ramadan membawa kabar baik bagi pelajar sepertinya untuk mendapatkan keuntungan dari hasil berjualan. Wah, semangat Bebi. (hilal)

Advertisement
LANJUT BACA

Hilal Ahmad

Pembaca buku-buku Tereliye yang doyan traveling, pemerhati dunia remaja yang jadi penanggung jawab Zetizen Banten. Bergelut di dunia jurnalistik sejak 2006.