Entertainment

Batman Pattinson Lebih Dark tapi Tetep Miliarder Pembela Kebenaran

BISNISBANTEN.COM – Superhero kaya raya dari DC ini menyapa warga dunia di Maret 2022. Film epic kali ini dibintangi si vampir kece dari Twilight series, Robert Pattinson.

The Batman menjadi salah satu film andalan DC untuk mengawali 2022. Bercerita tentang tahun kedua Bruce Wayne yang diperankan Robert Pattinson menjalani “tugas” vigilantenya di gotham.

Film ini masih menceritakan di pewaris harta keluarga Wayne yang masih gegabah, sembrono tapi punya tekad kuat untuk mengubah Gotham yang bobrok.

Advertisement

Cerita bermula ketika Batman dihadapkan dengan sosok misterius yang membunuh beberapa tokoh ternama, dengan meninggalkan clue dan pertanyaan yang menghantui.

Di tahun kedua memerangi kejahatan, Batman mengungkap korupsi di Kota Gotham yang menghubungkan keluarganya saat menghadapi pembunuh berantai yang dikenal sebagai Riddler.

Di film berdurasi tiga jam ini, Batman tidak sendiri. Bersama Catwoman dan Jim Gordon mereka bahu-membahu mencari siapa sosok di balik topeng The Riddler serta membongkar kasus-kasus korupsi di Gotham.

Advertisement

Satu per satu para revolusionis kota diadili oleh sosok misterius yg gemar bermain teka-teki. Petunjuknya mengarah pada kebusukan tirani dan luka lama yang selama ini terkubur di perut kota. Permainan gila ini pun membuat Batman mempertanyakan lagi tujuannya sebagai penegak keadilan.

Batman yang diperankan Robert Pattinson ini lebih menyentuh sisi humanis penonton. Dan memiliki tempat tersendiri dibandingkan Batmannya Christian Bale yang melegenda.

Batman Pattinson ini menjadi the darkest Batman movie yet? Batman yang ini lebih kelam dan lebih ke film detektif daripada superhero. Dari sisi sinematografi, color grading, scoring, semuanya epic. Ini menjadi film DC terbaik semenjak triloginya Nolan.

Film ini lebih menunjukkan sisi detektif Batman. Adegan baku hantamnya pun tidak begitu banyak. Namun sepanjang film tetap seru untuk dinikmati karena penonton diajak bermain teka-teki.

The Batman karya Matt Reeves ini lebih berfokus penuh menyorot sisi ke-detektif-an Batman yg belum pernah termuat di film live action-nya. Psychological noir crime thriller kental terasa selama tiga jam yang intens dalam memecahkan misteri pembunuhan berantai.

Di sisi lain, Pattinson berhasil mewujudkan early years Bruce/Batman yang rapuh, labil, kelam, marah dan merasa ketakutan. Paul Dano secara misterius juga berhasil menjadi sosok Riddler yang menjadi performa ikonik Batman’s villain yg layak disandingkan dengan Ledger juga Phoenix.

Karakter lain seperti Catwoman, Alfred, Gordon, Penguin, dan Falcone, semuanya juga terasa tepat dan cocok pada perannya masing-masing. Di sini, Batman juga berhasil menampilkan duet Batman Gordon serta romansa beda prinsip Bat/Cat.

Penasaran? Mari ke bioskop. (Hilal)

Advertisement
LANJUT BACA

Susi Kurniawati

Wartawan bisnisbanten.com