Banten24

Bangun Kemandirian Pangan, Camat Kopo Dorong Petani Maksimalkan Lahan Tanam Hortikultura

BISNISBANTEN.COM – Dalam rangka membangun kemandirian pangan, Camat Kopo Imron mendorong petani di wilayahnya memaksimalkan lahan yang ada untuk menanam tanaman hortikultura berupa komoditas sayuran, seperti timun dan cabai.

Itu terungkap pada giat Panen Holtikultura Timun dan Cabai di Desa Babakan Jaya, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, Selasa (2/7/2024). Turut hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Serang Nanang Supriatna, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang Suhardjo, Camat Kopo Imron, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Kopo, Kapolsek Kecamatan Kopo, Danramil Kecamatan Kopo, Ketua Asosiasi Pemerintag Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kecamatan Kopo, Kepala Desa Babakan Jaya, Kepala Desa Gabus, Kepala Desa Cidahu, Kelompok Tani (Poktan) dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Babakan Jaya.

Camat Kopi Imron mengatakan, saat ini di wilayahnya sedang berupaya memaksimalkan potensi lahan yang ada untuk peningkatan hasil panen holtikultura, berupa sayuran timun dan cabai. Salah satunya, disebutkan Imron, dilakukan di Desa Babakan Jaya yang memiliki lahan persawahan sekira 25 hektare dan lahan tegalan sekira 2,8 hektare digunakan untuk menaman sayuran dalam rangka pemenuhan kebutuhan pasar, meliputi lahan seluas 7.500 meter persegi ditanami sayuran timun dan lahan seluas 6.500 meter persegi ditanami tanaman cabai.

Advertisement

“Tanaman timun ini masa tanamnya 75 hari sampai 85 hari atau sekitar 1,5 bulan, begitupun cabai,” ujar Imron kepada bisnisbanten.com.

Diungkapkan Imron, upaya memaksimalkan potensi lahan di wilayahnya merupakan kerja bersama jajaran Pemerintah Kabupaten, Kecamatan, dan Desa, serta stakeholder lainnya. Dimulai dari kegiatan pembinaan di kecamatan yang ditindaklanjuti dengan langkah dan upaya Kepala Desa Babakan Jaya dan Kelompok Tani (Poktan) Harapan Tani 4, sehingga terjadilah panen raya timun dan cabai untuk memacu semangat para petani lain untuk meningkatkan produksi pertanian holtikultura.

“Apalagi, bertani sekarang sudah dapat dilakukan secara modern, menggunakan alat-alat yang dapat mempercepat produksi pertanian dengan hasil yang berlimpah,” terang Imron.

Adapun bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melalui DKPP dan Pemerintah Kecamatan, kata Imron, yakni melakukan pembinaan dan penyuluhan terkait ketahanan dan kemandirian pangan kepada petani dan masyarakat, sehingga terbangun sinergi antara Poktan dan elemen masyarakat untuk memaksimalkan hasil produksi pertanian, salah satunya di wilayah Desa Babakan Jaya.

“Intinya, kita dorong petani dan masyarakat agar dapat memaksimalkan potensi lahan yang ada untuk menanam hortikultura ini untuk membangun kemandirian pangan, terutama di wilayah kami,” jelasnya.

Sementara itu, Sekda Pemkab Serang Nanang Supriatna mengapresiasi upaya Pemerintah Kecamatan Kopo dengan Pemerintah Desa yang mendorong petani dan masyarakat untuk membangun kemandirian pangan di wilayahnya. Menurut Nanang, Kecamatan Kopo yang berbatasan langsung dengan wilayah kabupaten lain menjadi modal untuk melakukan pemasaran, khususnya dari hasil pertanian.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Kecamatan Kopo, terkhusus Desa Babakan Jaya yang melakukan gebrakan untuk menggenjot hasil pertanian. Ini akan berhasil dan bertahan manakala kita semua kompak,” ucap mantan Asisten Daerah (Asda) I Pemkab Serang ini.

“Saya harap kekompakan yang sudah terjalin ini dipertahankan untuk kesejahteraan masyarakat setempat,” harap mantan Camat Waringinkurung ini. (Nizar)

Advertisement
bisnisbanten.com