Audisi Tahap 2 Kang Nong 2026 Kabupaten, Peserta Adu Bakat Berebut Posisi 20 Besar

BISNISBANTEN.COM – Sebanyak 40 peserta Kang Nong 2026 Kabupaten Serang yang berhasil lolos Audisi Tahap 1 kembali bersaing menunjukkan bakat-bakat mereka pada Audisi Tahap 2 di Aula TB Suwandi Pemkab Serang, Jumat (2/9/2026). Para peserta berunjuk gigi untuk memperebutkan posisi 20 besar atau menjadi finalis ajang dua tahunan tersebut.
Audisi Tahap 2 dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Kadisporar) Kabupaten Serang Anas Dwi Satya Prasadya. Turut mendampingi Kadisporapar, yakni Sekretaris Disporapar Kabupaten Serang Raden Galih Indrya Natasasmita yang juga berkesempatan menjadi Juri dalam adu bakat dan kemampuan Kang Nong, Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Ekraf) pada Disporapar Kabupaten Serang Devi Maryati, Kabid Destinasi Peningkatan Daya Tarik Destinasi Pariwisata pada Disporapar Kabupaten Serang Dito Candra Wirastyo beserta para Kasi.
Jalannya audisi berlangsung seru dan menarik, dimana semua peserta menampilkan berbagai bakat dan potensinya, baik bakat seni, olahraga, publik speaking, storytelling, dan bakat lainnya hingga memukau para juri yang juga menguji pengetahuan dan wawasan para kontestan.
“Ya ini, ini audisi tahap kedua. Kemarin di audisi sebelumnya tahap awal dari 120 pendaftar alhamdulillah mengerucut menjadi 40 besar, nah di Audisi Tahap 2 peserta unjuk potensi untuk bisa masuk babak Grand Final nanti di 20 besar,” ungkap Anas.
Kata Anas, pada Audisi Tahap 2 selain penampilan bakat, peserta juga diuji wawasan, pengetahuan, dan sikap yang menjadi penilaian terbesar. Terutama, pengetahuan dan berbagai wawasan terkait potensi Pariwisata dan potensi lainnya yang ada di Kabupaten Serang.
“Nanti setelah mengerucut jadi 20 besar, selanjutnya masuk babak Grand Final yang akan dilangsungkan sekitar tanggal 15 Oktober. Kalau enggak ada perubahan di Hotel Mambruk,” beber mantan Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosatik) ini.
Namun, lanjut Anas, para finalis sebelum berlaga di babak Grand Final terlebih dahulu akan dikarantina untuk menggali potensi dan menambah wawasan mereka lebih lanjut selama 3 hari. Anas pun mengapresiasi penampilan seluruh peserta audisi yang dinilainya cukup membanggakan, karena banyak bakat yang dimiliki.
“Banyak sekali bakat yang ditampilkan peserta yang bisa menunjang Pariwisata dan pelestarian budaya nanti tentunya,” ujarnya.
Anas berharap, dengan terpilihnya 10 Kang Nong 2026 Kabupaten Serang dari kalangan Gen Z nanti yang ditunjang kemampuan digitalisasi dapat membantu Disporspar mengembangkan Pariwisata yang ada di Kabupaten Serang.
Sementara itu, Kabid Pemasaran Pariwisata dan Ekraf pada Disporapar Kabupaten Serang Devi Maryati menambahkan, Kang Nong 2026 Kabupaten Serang diikuti peserta dari perwakilan seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Serang. Dari 120 peserta berhasil dikerucutkan pada Audisi pertama menjadi 40 besar, dan pada Audisi Tahap 2 peserta kembali unjuk gigi dengan menampilkan bakat dan potensi mereka di hadapan para dewan juri dan penonton. Mulai dari bakat tarik suara, baca puisi, tari tradisional, storytelling, hingga bakat MC serta model.
“Tahap selanjutnya setelah diseleksi menjadi 20 besar, nanti kita berikan pembekalan di karantina selama tiga hari. Nah di karantina kita akan berikan materi-materi terkait bidang-bidang kepemerintahan, pendidikan, kebudayaan, dan lain sebagainya,” ujarnya.
Setelah terpilih 10 Kang Nong, sambung Devi, tugas mereka yaitu menjadi Duta Pariwisata untuk mempromosikan wisata, destinasi wisata, budaya dan sejarah yang ada di Kabupaten Serang kepada para wisatawan.
“Saya melihat potensi calon Kang Nong kalangan Gen Z sekarang ini bagus ya. Mereka bisa menunjukkan bakatnya secara maksimal, potensi yang ada dalam diri mereka masing-masing,” tandanya.
Terkait itu, salah satu peserta Audisi Kang Nong 2026 Kabupaten Serang asal Kecamatan Waringinkurung Alda Resmitri Maharani (20) mengaku bangga bisa menjadi bagian dari ajang Pemilihan Kang Nong dan berada di tengah-tengah orang-orang yang hebat. Alda mengaku sudah melakukan persiapan sebelum mendaftar Kang Nong, mulai dari belajar wawasan kebangsaan, publik speaking, serta persiapan unjuk bakat seperti yang ditampilkannya di hadapan dewan juri dan audiens yaitu storytelling.
Menurutnya, menjadi bagian dari Kang Nong 2026 Kabupaten Serang bisa menjadi ajang untuk mengembangkan bakat dan banyak belajar, serta ingin menjadikan generasi muda ke depan lebih baik, memiliki karakter, berwawasan tinggi, serta dapat berkontribusi dan bermanfaat untuk Kabupaten Serang. Alda pun mengungkapkan, jika motivasinya mengikuti ajang Kang Nong ingin mengembangkan potensi dalam dirinya agar menjadi versi yang terbaik.
“Harapan saya di 40 besar ini, semoga terpilih menjadi finalis, serta mewakilkan generasi muda yang memiliki potensi yang baik dan bisa berkontribusi di Kabupaten Serang,” harapnya. (Nizar)









