Banten24

Gelar Funtastic dan Hari Koperasi, Sekda Pemkab Serang Ingatkan Masyarakat Jangan Terjerumus Bank Emok

BISNISBANTEN.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah-UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) menggelar FunWalk bertajuk ‘Funtastic Serang’ dirangkaikan dengan Hari Koperasi ke-77 tingkat Kabupaten Serang di Pantai Palm Cibeureum, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Kamis (1/8/2024). Dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Serang yang melepas FunWalk mengingatkan agar masyarakat tidak terjerumus Bank Emok atau Bank Keliling-Rentenir yang dapat merugikan diri sendiri.

Fantastis Serang tang bertemakan ‘Program Satu Dasawarsa Kemajuan Pembangunan Pemkab Serang atas kepemimpinan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah’ itu digelar selama tiga hari hingga 3 Agustus 2024.

Funtastic Serang diawali kegiatan FunWalk yang diikuti sekira 3.000 orang dari titik start di Hotel Marbella dan finish sekaligus menjadi lokasi panggung utama di Pantai Palm Cibeureum yang dilanjutkan dengan senam bersama dan pembagian undian doorprize dengan hadiah utama sepeda motor listrik.

Advertisement

Kegiatan Funtastic Serang dihadiri berbagai unsur. Termasuk Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), selain lebih dari 100 Pengurus Koperasi yang ada di Kabupaten Serang dan pelaku UMKM yang ikut memeriahkan acara, serta para pimpinan sponsor, di antaranya Kepala bank bjb Cabang Banten Ujang Aef Saefullah, Direktur Utama PT BPR Serang Dadi Suryadi, dan dari Koperasi PT Nikomas Gemilang, dimana rangkaian Funtastic Serang setelah FunWalk dilanjutkan dengan Gala Dinner, Pencak Silat Kaserangan, dan ditutup acara konser Band D’Bagindas.

Usai acara, Nanang kepada awak media menjelaskan, digelarnya Funtastic Serang sebagai bentuk sosialisasi untuk mensyukuri kepemimpinan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah selama 10 tahun di Kabupaten Serang yang banyak menoreh prestasi. Seperti menuntaskan pembangunan infrastruktur jalan sepanjang 601 kilometer dengan kualitas betonisasi, sepanjang 496 kilometer jalan desa ditarik menjadi jalan kabupaten yang juga dibetonisasi. Kemudian sektor pendidikan ada banyak program beasiswa, serta program kesehatan.

“Ini yang harus kita lanjutkan bersama dengan semangat kebersamaan seluruh stakeholder warga Kabupaten Serang untuk bisa melanjutkan kepemimpinan Ibu Ratu Tatu Chasanah yang nanti beliau akan berakhir di Februari Tahun 2025,”ungkap mantan Asisten Daerah (Asda) 1 Pemkab Serang ini.

Soal koperasi, Nanang berjanji, pihaknya akan terus mendorong agar tetap aktif dan mencari solusi ketika terjadi kendala sebagai upaya agar masyarakat tidak terjerumus Bank Emok yang dilarang, apalagi mengatasnamakan koperasi.

”Yang sifatnya rentenir itu sudah keputusan Pak Kapolda, Pak Gubernur, Bupati, Pak Kapolres, Pak Kajari itu sudah tidak diperbolehkan,” tegas mantan Camat Kibin ini.

Bahkan, pantauan Nanang, sudah banyak warga menolak keberadaan Bank Emok atau Bank Keliling atau Rentenir dengan memasang spanduk. Artinya, masyarakat sudah sadar karena bunganya besar, selain menjerat banyak permasalahan di rumah tangga. Nanang pun mengingatkan warga agar tidak terjerat judi online hingga pinjaman online (Pinjol) yang dinilai selalu bermasalah.

“Bank emok itu illegal, harus kita basmi bersama. Sekarang kita punya BPR ada di setiap kecamatan, pergunakan itu atau melalui bank yang legal,” imbau mantan Camat Ciruas ini.

Di tempat yang sama, Kepala Diskoumperindag Kabupaten Serang Adang Rahmat menambahkan, jumlah koperasi di Kabupaten Serang mencapai 800 unit, dimana di antaranya sebanyk 600 unit koperasi yang masih aktif.

“Untuk 200 koperasi bukan tidak aktif, tetapi sedang dilakukan pembinaan khusus lantaran tidakaktif saat pandemi Covid-19,” terangnya.

”Makanya, sekarang dibangkitkan dan diaktifkan lagi,” pungkas mantan Camat Cikande ini. (Zai)

Advertisement
bisnisbanten.com