Job Fair Hybrid 2024 Buka 3.115 Loker, Bupati Serang Pastikan Pencaker Pribumi Prioritas

BISNISBANTEN.COM- Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah membuka Job Fair Hybrid Modern 2024 yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupayen Serang selama dua hari, dari Selasa sampai Rabu (30-31/7/2024) di Swiss Belinn Hotel Modern Cikande. Job Fair Hybrid atau secara offline dan online membuka 3.115 lowongan kerja di perusahaan dalam dan luar negeri dan dipastikan memprioritaskan Pencari Kerja (Pencaker) pribumi.
Tatu menjelaskan, dibukanya Job Fair Hybrid untuk memfasilitasi perusahaan dan Pencaker agar lebih memudahkan selain lebih fair. Tatu tidak menyangkal, pihaknya banyak menerima keluhan dari pencaker yang kesulitan mencari kerja. Selain itu, Tatu juga mengaku, kerap mendengar hal negatif dalam penerimaan pekerjaan. Dengan kegiatan Job Fair, dipastikan Tatu, semua terbuka karena dilakukan secara Hybrid atau perpaduan antara online dan offline. Untuk sistem online, kata Tatu, Disnakertrans menggunakan Aplikasi ‘Kabupaten Serang Terlayani Satu Pintu (Serang Tatu) yang merupakan bagian dari upaya Pemkab Serang untuk mempermudah para Pencaker.
“Berkaca di Job Fair Hybrid tahun 2023 lalu, sekitar 80 persen para Pencaker mendapat penempatan kerja,” ungkap politisi Partai Golkar ini.
Sementara pada Job Fair Hybrid 2024, disebutkan Tatu, diikuti 45 perusahaan, dimana 40 perusahaan menggunakan sistem offline dan 5 perusahaan menerapkan sistem online, dengan menyediakan 3.115 lokera, mulai dari tingkat Operator sampai jabatan Manaher.

“Penempatannua bisa di dalam negeri atau di luar negeri,” ujar bupati dua periode ini.
Tatu menegaskan, pihaknya sudah menjalin komitmen dengan perusahaan dalam perekrutan tenaga kerja.
“Kita juga sudah komitmen jika perusahaan memprioritaskan menerima Pencaker warga Kabupaten Serang (pribumi), terutama perusahaan yang ada di Kabupaten Serang,” tegasnya.
Diungkapkan Tatu, peserta Job Fair Hybrid 2024 bukan hanya dari perusahaan yang ada di Kabupaten Serang, melainkan juga dari luar Kabupaten Serang.
“Untuk perusahaan dari Kabupaten Serang, kami dari pemerintah daerah sudah berkomitmen agar perusahaan memprioritaskan Pencaker ber-KTP Kabupaten Serang,” tegasnya.
Di tempat yang sama, Kepala Disnakertrans Kabupaten Serang Diana Ardhianty Utami menambahkan, sebanyak 3.115 loker yang ditawarkan ada berbagai macam industri, baik sektor manufaktur, jasa, perhotelan, beragam untuk keuangan, dan sebagainya. Posisinya, disebutkan Diana, mulai dari Oprator sampai level Manajer. Tujuan diselenggarakannya Job Fair Hybrid, dijelaskan Diana, yakni bagaimana para Pencaker dipertemukan dengan pemberi kerja. Perusahaan yang membuka lowongan, disebutkan Diana, di antaranya berada di Jakarta, Tangerang, Cilegon, juga ada dari luar negeri. Tujuan utamanya, kata Diana, Job Fair Hybrid sebagai bentuk upaya Pemkab Serang menekan angka pengangguran di Kabupaten Serang yang harus berkolaborasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan semua pihak.
Untuk pencaker yang mendaftar atau melamar secara online, sejak dibuka pada 25 Juli sampai 27 Juli mencapai 5.000 orang. Untuk kesiapan Pencaker, sambung Diana, pihaknya sudah menginformasikan sejak awal melalui berbagai media bagaimana mempersiapkan diri. Diana berharap, Job Fair kali ini bisa menyerap tenaga kerja seperti tahun lalu, dari lowongan sebanyak 2.500 Pencaker, dimana hampir menyentuh angka 80 persen sudah terisi untuk perusahaan dalam negeri.
“Saya mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Serang agar mengisi lowongan untuk yang keluar negeri, karena banyak lowongannya,” imbaunya.(zai)









