Banten24

Awal Tahun 2024, di Cilegon Harga Tomat Tembus Rp 24 ribu Per Kilogram

BISNISBANTEN.COM – Harga tomat di pasar induk Kranggot Cilegon, melambung tinggi. Awalnya harga tomat Rp 8 ribu per kilogram. Kini naik menjadi Rp 24 ribu per kilogram.

Suryadi seorang pedagang tomat di Pasar Keranggot, mengatakan, harga tomat mulai naik ketika awal tahun 2024 lalu.
“Jadi dari tanggal 1 Januari sampe sekarang kita jual di eceran Rp 24 ribu per kilonya, biasanya kalo harga normal hanya Rp 8 ribu per kilonya,” kata Suryadi, Selasa (9/1/2024).

Suryadi mengatakan, sejak harga tomat mulai mengalami lonjakan, Ia merasakan berkurangnya daya beli masyarakat pada jenis tomat di lapaknya. Sehingga dirinya mengurangi stok pasokan tomat yang Ia jajakan setiap harinya.
“Biasanya kalo harga normal kita stok barang capai 50 kilogram, tapi karena lagi mahal kita stok barang hanya 20 kilogram, karena daya belinya berkurang jadi gak berani jual banyak,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Suryadi berharap, ada penurunan harga, khususnya komoditas tomat dan bisa kembali normal, sehingga pembeli bisa kembali ramai dan jualan menjadi laris.
“Semoga kembali normal, kasian juga ke pembeli kalo harga mahal mah,” tukasnya.

Saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Kepala UPTD Pasar Baru Kranggot Cilegon Dani Rahmat membenarkan adanya kenaikan yang signifikan di komiditas tomat.
Dani mengatakan sebelum ada kenaikan, harga normalnya hanya Rp 8 ribu dan sekarang mencapai Rp 24 ribu per kilogram.
“Kenaikan harga tomat sangat signifikan, semoga ke depannya bisa berangsur turun,” kata Dani.

Menurutnya, penyebab terjadinya kenaikan harga tersebut faktor alam yang mempengaruhi kurangnya panen sehingga pasokan terbatas.
“Dengan pergantian cuaca dari panas ke penghujan ini bisa berpengaruh, jadi berpengaruh ketika tanaman itu sedang berbunga, sehingga berpengaruh pada kematangan pada tomat,” katanya. (dik)

bisnisbanten.com