Dorong Pembentukan Bumdes Bangkitkan Ekonomi Masyarakat Desa
DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA (DPMD) KABUPATEN SERANG

BISNISBANTEN.COM- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Serang di bawah kepemimpinan Haryadi sebagai kepala dinas dan Irawaty Erlina selaku sekretaris terus melakukan inovasi untuk meningkatkan perekonomian di desa, tidak hanya melakukan pembinaan terhadap aparatur desa agar dapat mengelolan keuangan desa dengan baik dan tidak menyalahi aturan, sehingga terhindar dari kasus korupsi, DPMD juga terus mendorong pemerintah desa membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk membangkitkan perekonomian masyarakat di desa, sehingga berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat di desa itu sendiri, serta terus menghidupkan BUMDes yang sudah ada.

DPMD terus melakuka pembinaan terhadap BUMDes dan mengarahkan desa yang belum memiliki BUMDes agar segera membentuk BUMDes agar berdampak terhadap peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes), sehingga berdampak pula pada pengembangan pembangunan dan peningkatan ekonomi masyarakat di desa itu sendiri.

Intinya, DPMD terus berupaya agar semua desa dapat membentuk BUMDes. Saat ini ada beberapa desa yang sedang berproses membentuk BUMDes, seperti desa di Padarincang dan Ciomas. Menurut Haryadi, sudah banyak desa yang menyadari bahwa banyak potensi di desa bisa dikelola untuk dapat menambah penghasilan sebagai PADes resmi, yaitu melalui BUMDes.

“Kalau lembaga lain apa dasarnya masuk PADes,” terbang Kepala DPMD Kabupaten Serang Haryadi.
Tidak hanya mendorong pembentukan BUMDes, pihaknya juga menggelar Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA), dimana Desa Margagiri di Kecamatan Bojonegara sukses menjadi juara dan kembali menjadi juara juga di tingkat provinsi hingga mewakili Provinsi Banten mengikuti lomba desa di tingkat nasional.

“Tahun lalu desa dari Kabupaten Tangerang yang berhasil menjadi juara di Banten. Tahun kemarin kita ketiga, kita sudah berupaya meraih yang terbaik,” ujar mantan Seketaris Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoumperindag) Kabupaten Serang ini.

Dalam pengusulan Desa Margagiri untuk berkompetisi pada lomba desa di tingkat provinsi, pihaknya mengambil sistem pengusulan dari masing-masing kecamatan, dimana ada 29 desa yang diusulkan camat di 29 kecamatan. Dari 29 desa yang dijagokan, diseleksi kembali mana yang terbaik yang diusulkan camat hingga keluarlah nama Margagiri yang diusung pada lomba desa tingkat provinsi. Dalam perlombaan ada beberapa kriteria yang dinilai. Di antaranya administrasi desa, perangkat desa hingga kemasyarakatan desa.

“Kita juga ada program LKBA yang sudah empat berjalan, dimana tahun lalu dilakukan roadshow di empat lokasi dan tahun ini lima di lima dapil. (Advertorial)









