Banten24

Tekan Laju Pertumbuhan Penduduk, DP3AP2KB Optimalkan Program KKB

BISNISBANTEN.COM – Pemerintah kota (Pemkot) Cilegon melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) mengoptimalkan program keluarga berencana (KB) untuk menekan laju pertumbuhan pendudukan, salah satunya menggelar seminar Program Kampung Keluarga Berkualitas (KKB) di Aula Diskominfo Cilegon, Kamis, (15/6/2023).

Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana pada DP3AP2KB Cilegon Wawan Ihwani mengatakan, diselenggarakannya KKB bertujuan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan memberdayakan yang berimbas pada menguatnya institusi keluarga. Kata Wawan, program KKB merupakan upaya pemerintah pusat dalam mengendalikan pertumbuhan penduduk di masyarakat pesisir agar tidak terjadi ledakan penduduk yang tidak terkendali.

“Meningkatkan kualitas SDM dan mengoptimalkan penyelenggaraan pemberdayaan penguatan institusi keluarga perlu didorong penyelenggaraan KKB ini agar semua masyarakat menjadi berkualitas,” terangnya.

Kata Wawan, Program KKB mengutamakan kampung-kampung yang berada di pinggiran kota, termarginal, terisolasi, tertinggal, dan terbelakang agar daerah yang tertinggal bisa sejajar dengan daerah lainnya.

“Mari kita sama-sama melakukan penguatan terharap stakeholder terkait dalam mengembangkan dan memajukan KKB di Cilegon,” ajaknya.

Wawan juga mengatakan, sejak 2017 hingga 2022 pihaknya sudah melakukan berbagai upaya antipasi untuk menekan laju pertumbuhan penduduk, salah satunya membangun 11 gapura KKB di Cilegon. Tahun ini, lanjut Wawan, pihaknya akan membangun lagi dua gapura KKB, yaitu di Kelurahan Sukmajaya dan Banjarnegara.

“Jadi, ditambah tahun 2023 ini gapura KKB akan dibangun di dua Kelurahan, berarti sudah dibangun 13 KKB,” ungkapnya.

Dijelaskan Wawan, tujuan digalakkannya program KKB untuk mewujudkan keluarga sehat, cerdas, sejahtera, dan tenteram, serta diharapkan dapat berkontribusi pada pembangunan Cilegon secara luas.

“Diharapkan dapat menghasilkan keluarga berkualitas dengan karakteristik keluarga yang tenteram, mandiri, dan bahagia,” harapnya. (dik/zai)

bisnisbanten.com