Pengaruh Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, Inflasi Kota Serang Turun 4,91 Persen

BISNISBANTEN.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten melaporkan inflasi Kota Serang mengalami penurunan.
Kota Serang mengalami penurunan inflasi sebesar 4,91 persen secara year on year (yoy) pada April 2023 yang di mana pada bulan sebelumnya, yakni Maret 2023 berada di angka 5,37 persen.
Kepala BPS Provinsi Banten, Faizal Anwar mengatakan inflasi pada bulan ini dipengaruhi oleh bulan puasa dan Hari Raya Idul Fitri.
“Artinya, angka inflasi yang terjadi pada bulan April ini mencerminkan bagaimana pola musiman yang dipengaruhi oleh Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri ,” ujar Faizal Anwar dalam konferensi pers virtual, Selasa (2/5/2023).
Adapun kelompok pengeluaran tingkat inflasi April 2023 terbesar adalah makanan, minuman dan tembakau yang menyumbang angka sebesar 1,49 persen, serta transportasi yang menyumbang angka sebesar 1,91 persen.
“Apabila dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, bagaimana upaya yang dilakukan oleh pemerintah daerah dan pihak yang terkait untuk makanan, minuman dan tembakau agar tetap stabil sehingga tidak terjadi inflasi yang besar,” kata Faizal Anwar.
Menurut Faizal Anwar, dua kelompok pengeluaran tersebut memang kebiasaan yang sering kali terjadi karena pola musiman.
Sementara, andil inflasi tertinggi kota Serang menurut komoditas secara yoy ialah bensin, dengan memberikan andil inflasi sebesar 0,94 persen. Sedangkan andil inflasi tertinggi secara mtm ialah angkutan antar kota yang memberikan andil sebesar 0,19 persen.
Lebih lanjut, Faizal Anwar menyebutkan andil tertinggi deflasi kota Serang secara yoy berada di daging ayam ras yang menyumbang angka 0,16. Dan andil deflasi tertinggi secara mtm ada di cabai rawit dengan angka 0,04 persen. (Dhori)









