Banten24

Ramadan Pelayanan Puskeswan di Cilegon Tetap Buka, Waspadai Penularan Rabies

BISNISBANTEN.COM – Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Cilegon yang terletak di lingkungan Samandaran Cibeber selama Ramadan tetap membuka pelayanan kesehatan hewan seperti biasanya. Pelayanan buka mulai Senin sampai Jumat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Pertanian pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Cilegon Dina Safitri mengatakan, walaupun suasana Ramadan, pelayanan kesehatan hewan tidak pernah sepi dari masyarakat yang membawa hewan kesayangannya seperti kucing, anjing, musang, hingga kera untuk berobat atau vaksin rabies.

Rata-rata pasien hewan yang datang, kata Dina, sampai 10 ekor per hari. Pasien hewan yang datang sebagian besar untuk mendapatkan pengobatan dan vaksinasi rabies.

“Sampai saat ini pelayanan kesehatan hewan yang ada di Puskeswan Cilegon tidak dipungut biaya apapun alias gratis,” tegas Dina saat ditemui bisnisbanten.com di ruang kerjanya, Rabu (12/4/2023).

Meskipun demikian, diakui Dina, pelayanan kesehatan hewan yang diberikan masih terbatas pada penyakit hewan yang bersifat umum dan tidak memerlukan tindakan. Dijelaskan Dina, vaksinasi rabies penting untuk mencegah penularan virus dari Hewan Pembawa Rabies (HPR) kepada manusia.

“Penularan virus rabies melalui gigitan atau air liur HPR dan langsung menyerang sistem syaraf,” terangnya.

Kata Dina, penyakit rabies berbahaya karena bersifat zoonosis (menular ke manusia) dan berakibat fatal sampai kematian. Sampai April tahun ini, diungkapkan Dina, hewan yang sudah divaksinasi rabies baru sekira 50 ekor.

“Kami sarankan kepada masyarakat yang memiliki hewan kesayangan agar segera membawanya ke Puskeswan untuk vaksinasi rabies,” sarannya.

Dina mengimbau, masyarakat segera melaporkan kepada DKPP ketika ada kejadian kasus gigitan oleh hewan pembawa rabies. Penanganan kasus gigitan harus segera dilakukan dengan membawa korban gigitan ke Puskesmas terdekat untuk segera mendapatkan penanganan, dan hewan yang menggigit harus diobservasi selama 14 hari untuk memastikan hewan tersebut bebas rabies.

“Sinergi dan koordinasi pencegahan rabies di Cilegon sudah berjalan baik antara DKPP melalui Puskeswan dengan Puskesmas. Ini supaya Cilegon tetap bebas Rabies,” harapnya. (dik/zai)

bisnisbanten.com