SMK IC Padarincang Deklarasikan Anti Perundungan, Launching PPDB, Dan Peringati Isra Miraj

BISNISBANTEN.COM – Sekolah Menengah Kejuruan Islam Cendikia (SMK IC) Padarincang di Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten menggelar tiga agenda sekaligus di lingkungan SMK IC Padarincang, Kamis (16/2/2023). Meliputi Deklarasi Anti Perundungan atau Stop Bullying, peluncuran atau Launching Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB), diakhiri doa bersama memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 2023 yang jatuh pada 18 Februari atau 27 Rajab.
Kegiatan yang menjadi agenda rutin tahunan sekolah tersebut disambut antusias para dewan guru dan siswa. Kegiatan diawali aksi Deklarasi Anti Perundungan diikuti ratusan siswa siswi SMK IC Padarincang dari berbagai jurusan, berikut dewan guru yang berbaris rapi di lapangan. Acara berlangsung khidmat, dipimpin salah satu dewan guru perempuan di atas podium yang mendeklarasikan anti perundungan, dilanjutkan penandatangan komitmen Stop Bullying di spanduk oleh para dewan guru dan siswa.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan Launching PPDB yang ditandai pelepasan balon ke udara oleh Kepala SMK IC Padarincang Dindin Zenal Mutakin. Acara launching PPDB dimeriahkan aksi dan pertunjukan bakat para siswa siswi sekolah tersebut, mulai dari atraksi pencak silat sampai tari tradisional, sebelum diakhiri dengan wejangan atau amanat dari kepala sekolah, dilanjutkan penyerahan souvenir kepada tamu undangan dan pengenalan perwakilan siswa dari tiga jurusan dan sembilan organisasi serta ekstrakurikuler di sekolah tersebut.

Diketahui, ketiga jurusan yang ada di SMK IC Padarincang antara lain, Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Teknik Bisnis Sepeda Motor (TBSM) yang sudah bermitra dengan Astra Honda Motor (AHM), dan jurusan Manajemen Perkantoran (MP) yang sudah bekerjasama dengan AXio. Sedangkan organisasi dan ekstrakurikuler di SMK IC Padarincang, meliputi Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra), Praja Muda Karana (Pramuka), Rohani Islam (Rohis), Drumband, Olahraga, English Course, Seni Tari, dan Futsal.
Kegiatan pun diakhiri dengan doa bersama memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW di aula sekolah, dipimpin langsung kepala sekolah.
Ditemui usai kegiatan, Kepala SMK IC Padarincang Dindin Zenal Mutaqin mengatakan, pihaknya sengaja menggelar tiga agenda sekaligus karena momentumnya hampir bersamaan. Dindin mengaku bangga karena kegiatan disambut antusias siswa siswi yang hadir, totalnya mencapai 324 siswa dari tiga prodi konsentrasi di sekolah saat ini.
Disebutkan Dindin, kegiatan dimulai dari Deklarasi Anti Perundungan yang merupakan program dari Bimbingan Konseling (BK), dimana pihaknya mengharapkan tahun ini tidak ada lagi pembulian di sekolah, sehingga siswa siswi dan warga sekolah nyaman dalam melaksanakan tugas maupun kewajibannya di sekolah.

Kemudian giat Launching PPDB 2023, dijelaskan Dindin, untuk lebih meningkatkan kekompakan seluruh warga sekolah, sehingga tercapai target-target pada 2023-2024. Sedangkan Peringatan Isra Miraj, lanjut Dindin, menjadi bagian dari agenda rutin sekolah dalam rangka memperingati hari besar Islam.
“Mudah-mudahan dengan memperingati Isra Miraj kita dapat mensuritauladankan dan meneladani Nabi Muhammad SAW,” harap Dindin.
Di tempat yang sama, salah satu siswi SMK IC Padarincang Salwa Salsabila mengaku antusias mengikuti tiga agenda rutin di sekolahnya tersebut. Pengakuan Salwa, belajar di SMK IC menyenangkan karena mengajarkan pembiasaan yang positif, di antaranya pembiasaan disiplin dan salat duha.
“Di sini masuk sekolah lebih pagi. Apalagi ini sekolah kejuruan mengarahkan kita langsung bekerja. Jadi mengajarkan pembiasaan datang tepat waktu, mengikuti apel, salat duha, gurunya juga pada ramah,” ujar siswi kelas X ini.

Salwa pun menyambut baik peringatan Isra Miraj yang dinilainya dapat meningkatkan keimanan siswa siswi SMK IC Padarincang selaku seorang muslim. Terkait Deklarasi Anti Perindungan, Salwa menilai, perundungan atau bullying bukan hal yang baik karena bisa merusak mental bagi korban-korbannya.
“Alhamdulillah belum pernah terjadi (kasus bullying-red). Saya berharap sekolah ke depan bisa lebih baik dan berkembang, serta lebih ditingkatkan lagi, juga ada inovasi-inovasi terbaru supaya siswa lebih semangat dan disiplin lagi,” harap siswi jurusan TKJ ini. (Nizar)









