Permudah Masyarakat, Imigrasi Serang Buka Layanan Paspor Masuk Desa

BISNISBANTEN.COM — Imigrasi Serang membuka layanan Paspor Masuk Desa untuk mempermudah masyarakat dalam memperoleh paspor. Kegiatan tersebut berlangsung di Majlis Dzikir Al-Faruq, Majasari, Kabupaten Pandeglang, Kamis (4/8). Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Dharma Karya Dhika yang ke-77. Dalam kegiatan ini ada sekitar 80 warga yang membuat paspor.
Kepala Divisi Keimigrasian Kementerian Hukum dan HAM Banten Ujo Sujoto mengungkapkan, kegiatan Paspor Masuk Desa ini berlangsung di 77 lokasi dan Banten sendiri terdapat dua lokasi yakni Pandeglang dan Cilegon. Untuk Imigrasi Serang bekerja sama dengan Majlis Dzikir Al Faruq yang dipimpin KH Saeful Anwar. Kegiatan ini merupakan program dalam rangka hari ulang tahun Kementerian Hukum dan HAM yang ke-77.
“Pada kesempatan ini, Imigrasi Serang memberikan layanan kepada warga yang ingin melaksanakan ibadah umroh dari Majlis Dzikir Al Faruq. Alhamdulillah kita bisa layani dan berkat bantuan Pak Haji semuanya bisa berjalan dengan lancar,” katanya.

Menurutnya, kegiatan ini dalam rangka melaksanakan amanat pelayanan publik yaitu bahwa masyarakat harus dilayani secara prima dan sebaik mungkin.
“Makanya kami melakukan program jemput bola melayani di tempat di mana masyarakat berada,” katanya.
Kegiatan ini akan terus berjalan hingga 12 Agustus dan diharapkan semakin banyak masyarakat yang terlayani. Untuk paspor masuk desa ini tetap dikenakan biaya sekitar Rp350 ribu untuk paspor reguler dan masuk dalam kategori penerimaan negara bukan pajak.
Ia menambahkan, selain target sebanyak mungkin yang penting tujuan utama adalah untuk mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa Imigrasi itu ada.
“Dalam sosialisasi ini menjelaskan pelayanan Imigrasi terutama syarat-syarat membuat paspor itu apa saja, kegunaan dan fungsinya,” katanya.

Pengasuh Majlis Dzikir Al-Faruq KH. Saeful Anwar merasa senang dengan pelayanan yang diberikan oleh Imigrasi dan masyarakat puas. Warga dan ulama sekitar juga mendukung terobosan program Paspor Masuk Desa.
“Semoga semakin banyak layanan seperti ini sehingga semakin mempermudah masyarakat agar bisa membuat paspor,” katanya.
Plt Kepala Imigrasi Kelas 1 Non TPI Serang Hattor Tampubollon mengungkapkan, kegiatan ini untuk mempermudah layanan kepada masyarakat agar tidak bingung ketika ingin membuat paspor.
“Imigrasi Serang datang ke masyarakat untuk mendekatkan diri dan dilakukan sosialisasi tentang fungsi dan syarat-syarat pembuatannya,” katanya. (susi)









