HP yang Awet Biasanya Terbuat dari Bahan Apa? Ini Material yang Perlu Diperhatikan

BISNISBANTEN.COM — Memilih HP tidak cukup hanya melihat spesifikasi kamera, kapasitas baterai, atau besarnya memori. Material yang digunakan pada bodi dan layar juga perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi ketahanan perangkat saat digunakan sehari-hari. HP dengan bahan yang tepat dan konstruksi yang baik berpotensi lebih tahan terhadap benturan ringan, goresan, maupun pemakaian dalam jangka panjang.
Salah satu material yang banyak digunakan pada HP kelas menengah hingga premium adalah aluminium. Bahan ini memiliki bobot relatif ringan, cukup kuat, dan mampu membantu melepaskan panas dari perangkat. Rangka aluminium dapat memberikan perlindungan struktural yang baik, meskipun tetap berisiko penyok ketika ponsel terbentur keras atau terjatuh.
Selain aluminium, titanium juga digunakan pada sejumlah smartphone premium. Material ini dikenal memiliki rasio kekuatan terhadap bobot yang baik sehingga dapat menghasilkan rangka yang kuat tanpa membuat perangkat terlalu berat. Namun, penggunaan titanium tidak otomatis membuat seluruh bagian HP tahan benturan karena layar, panel belakang, dan komponen internal tetap bisa mengalami kerusakan.
Material berikutnya adalah plastik polikarbonat. Walaupun sering dianggap kurang premium dibandingkan logam, plastik berkualitas dapat menjadi pilihan yang tahan lama untuk penggunaan sehari-hari. Bahan ini relatif ringan dan tidak mudah pecah seperti kaca ketika mengalami benturan tertentu. Kekurangannya, permukaan plastik lebih berpotensi mengalami goresan dan perubahan tampilan seiring pemakaian, bergantung pada jenis serta kualitas materialnya.
Untuk bagian layar, HP modern banyak menggunakan kaca pelindung khusus, seperti Corning Gorilla Glass. Jenis kaca dengan teknologi perlindungan lebih baik dirancang untuk meningkatkan ketahanan terhadap goresan dan benturan. Meski demikian, kaca tetap dapat retak atau pecah apabila terjatuh pada sudut yang kurang menguntungkan atau mengenai permukaan keras. Karena itu, penggunaan casing dan pelindung layar masih disarankan.
Sementara itu, panel belakang berbahan kaca biasanya memberikan tampilan yang lebih elegan dan memungkinkan dukungan pengisian daya nirkabel pada perangkat yang kompatibel. Namun, kaca dapat pecah ketika terbentur keras sehingga memerlukan perlindungan tambahan. Artinya, HP dengan bodi kaca tidak selalu lebih awet daripada perangkat berbahan plastik atau logam.
Selain material bodi, ketahanan HP juga dipengaruhi oleh desain rangka, kualitas perakitan, dan perlindungan terhadap air serta debu. Sertifikasi seperti IP67 atau IP68 dapat menjadi pertimbangan karena menunjukkan tingkat perlindungan tertentu berdasarkan pengujian standar. Namun, sertifikasi tersebut bukan jaminan bahwa HP sepenuhnya kebal terhadap air, dan ketahanannya bisa berkurang seiring usia serta kondisi perangkat.
(Sarah)









