Perbankan

Waspada Modus Salah Transfer, Bisa Berujung Jeratan Utang Pinjol

BISNISBANTEN.COM – Masyarakat diminta waspada terhadap modus penipuan berupa transfer dana yang tidak dikenal, kemudian pelaku menghubungi korban dengan alasan salah transfer dan meminta uang tersebut dikembalikan.

Bank bjb mengingatkan, modus tersebut berpotensi membuat korban justru terjerat utang pinjaman online (pinjol) ilegal.

Dalam modus ini, pelaku diduga terlebih dahulu memperoleh data pribadi korban, seperti KTP, nomor telepon, dan rekening. Data tersebut kemudian digunakan untuk mengajukan pinjaman pada platform pinjol ilegal.

Advertisement

Setelah pinjaman disetujui, dana dicairkan ke rekening korban. Pelaku selanjutnya menghubungi korban dan mengaku telah salah mengirimkan uang, lalu meminta korban mentransfer dana tersebut ke rekening lain.

Jika korban mengikuti permintaan tersebut, uang dapat berpindah ke rekening pelaku. Sementara itu, kewajiban pinjaman tetap tercatat menggunakan data korban sehingga korban berpotensi mendapat penagihan dari pihak pinjol.

Bank bjb mengimbau masyarakat tidak langsung mengembalikan dana yang tidak dikenal, terutama apabila pelaku meminta uang dikirim ke rekening yang berbeda dari rekening pengirim.

Masyarakat dapat terlebih dahulu memeriksa mutasi rekening melalui aplikasi DIGI bank bjb, ATM, atau mendatangi kantor cabang bank bjb terdekat. Jika ditemukan dana masuk yang tidak diketahui asalnya, nasabah dapat melaporkannya kepada bank bjb melalui bjb Call 14049.

Apabila kemudian mendapat penagihan dari debt collector pinjol yang tidak pernah diajukan, masyarakat diminta tidak panik dan tidak memberikan data pribadi tambahan. Nomor penagih dapat diblokir dan kejadian tersebut dilaporkan kepada Satgas PASTI OJK melalui kontak 157, WhatsApp 081157157157, atau email satgaspasti@ojk.co.id.

Untuk mencegah menjadi korban, masyarakat juga diimbau menjaga kerahasiaan data pribadi, tidak sembarangan membagikan foto KTP atau selfie dengan KTP, serta tidak mengklik tautan atau mengunduh file APK dari nomor yang tidak dikenal.

Bank bjb juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap pesan atau telepon dari pihak tidak dikenal yang tiba-tiba membicarakan transaksi atau persoalan keuangan.

Dengan mengenali modus sejak awal, masyarakat diharapkan tidak mudah mengikuti instruksi pelaku dan dapat segera melaporkan transaksi mencurigakan kepada pihak bank maupun otoritas terkait.

bisnisbanten.com