Banten24

Pemkot Serang Berhasil Raih Juara 2 TPID Berkinerja Terbaik Jawa-Bali, Budi Rustandi Siapkan Lanjutan Strategi Tekan Inflasi

BISNISBANTEN.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terus menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok dan menekan angka inflasi daerah. Kerja keras tersebut membuahkan hasil manis setelah Kota Serang berhasil meraih Juara II sebagai Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota/Kabupaten Berkinerja Terbaik untuk Wilayah Jawa-Bali pada ajang TPID Award 2026.

Wali Kota Serang Budi Rustandi menyampaikan, rasa syukurnya atas pencapaian ini sekaligus menegaskan bahwa Pemkot Serang tidak boleh cepat berpuas diri. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi pemicu semangat untuk bekerja lebih maksimal dalam mengendalikan inflasi di wilayahnya.

“Untuk menjaga inflasi alhamdulillah kita Kota Serang mendapatkan juara kedua TPID Jawa-Bali, dan mudah-mudahan ini bisa di lebih maksimalkan lagi dalam rangka agar Kota Serang tetap berjaga harga-harga dan lain-lain,” ujar Budi Rustandi saat ditemui awak media, Selasa (29/09/26).

Advertisement

Ia menegaskan bahwa menjaga keterjangkauan harga barang pokok merupakan wujud perjuangan Pemkot Serang demi kesejahteraan masyarakat secara langsung. “Tentu ini bagian daripada perjuangan Pemerintah Kota Serang untuk menjaga stabilitas harga dan lain-lain ya,” tambahnya.

Untuk memantapkan pengawasan di lapangan, Pemkot Serang telah menyiapkan sederet program kerja prioritas. Salah satu fokus utamanya adalah pembagian sembako secara berkala serta respons cepat dari Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM (Dinas Indag / Komindag) terhadap dinamika harga di pasar-pasar tradisional.

“Programnya banyak, untuk nanti kita bagi sembako untuk menjaga harga ya. Lalu kita dari tim Dinkopukmperindag sidak-sidak di pasar ya ketika ada aduan kita langsung turun,” jelas Budi.

Selain penyaluran bantuan sosial dan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar, program Gerakan Pangan Murah (GPM) dinilai sebagai instrumen kunci yang sangat ampuh dalam menyeimbangkan supply dan demand bahan pokok di Kota Serang.

Wali Kota Serang menegaskan bahwa pelaksanaan Gerakan Pangan Murah merupakan agenda wajib yang harus terus dijalankan secara berkala.

“Gerakan pangan murah tentu itu harus wajib karena untuk mengimbangi harga pasar ya. Ketika tinggi kita turunkan barang kan itu menjaga inflasi seperti itu ya. Oke makasih ya,” pungkas Budi.

Melalui sinergi lintas instansi dan intervensi pasar yang terukur, Pemkot Serang optimistis dapat terus memelihara kestabilan harga serta menjaga daya beli masyarakat di masa mendatang. (Siska)

bisnisbanten.com