Banten24

Wali Kota Serang Budi Rustandi Kunjungi Keluarga Jurnalis ANTARA Korban Speedboat Hilang di Selat Sunda

BISNISBANTEN.COM – Wali Kota Serang Budi Rustandi mengunjungi kediaman Desi Purnama Sari, istri dari Muhammad Bagus Khoirunas, jurnalis LKBN ANTARA yang menjadi salah satu korban hilangnya Kapal Speedboat Arupadhatu 1 di perairan Selat Sunda. Kunjungan tersebut berlangsung di Pondok Parumasan Indah, Kota Serang, Provinsi Banten, Selasa (29/09/26).

Dalam kunjungannya, Budi Rustandi menyampaikan rasa empati yang mendalam serta memberikan dukungan moral dan doa agar proses pencarian seluruh korban segera membuahkan hasil.

“Hari ini saya mengunjungi istri dari Pak Bagus. Alhamdulillah, kita tetap mendoakan dan yakin pasti ada jalan. Mudah-mudahan ada kabar baik, karena sudah waktunya Allah SWT memberikan jalan,” ujar Budi Rustandi.

Advertisement

Ia juga berharap seluruh korban dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat serta menguatkan keluarga agar tetap sabar menghadapi ujian ini.

“Saya mendoakan semoga dengan izin dan ridho Allah SWT, beliau bisa ditemukan dalam keadaan baik. Saya memberikan support, doa, dan dukungan kepada keluarga agar terus berdoa dan diberi kekuatan serta kesabaran,” tambahnya.

Sementara itu, Desi Purnama Sari mengapresiasi perhatian dan kedatangan orang nomor satu di Kota Serang tersebut ke rumahnya.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kedatangan Bapak Wali Kota Serang, terima kasih atas kunjungannya dan dukungannya untuk keluarga kami. Tentunya saya sangat berharap suami saya dan rekan-rekannya segera ditemukan,” tutur Desi dengan suara bergetar menahan tangis.

Desi menceritakan bahwa untuk proses pencarian saat ini, pihak keluarga sangat mengandalkan bantuan dari masyarakat pesisir dan nelayan setempat. Ia pun memohon bantuan kepada seluruh pihak yang beraktivitas di perairan Selat Sunda untuk membantu menyisir keberadaan kapal maupun para penumpang.

“Dari kami keluarga sangat berharap pencarian ini tetap dilanjutkan. Kami sangat butuh dukungan dari masyarakat sekitar dan nelayan untuk sama-sama membantu melakukan pencarian di sekitar Selat Sunda maupun perairan lainnya,” jelasnya.

Ia juga mengimbau kepada siapa saja yang melihat tanda-tanda keberadaan kapal, kru, maupun penumpang untuk segera melaporkannya.

“Bagi yang melihat keberadaan suami saya, kapalnya, maupun krunya, tolong sampaikan kepada pihak keluarga. Informasi sekecil apa pun sangat kami butuhkan. Saya mohon doa dari semuanya,” pungkas Desi dengan suara tangis lirih. (Siska)

bisnisbanten.com