Entertainment

Tantri Kotak Ditipu Teman Dekat Hingga Rp10 Miliar

BISNISBANTEN.COM Vokalis band Kotak, Tantri Syalindri Ichlasari, mengungkapkan kekecewaannya setelah menjadi korban dugaan penipuan yang dilakukan oleh seseorang yang disebut sebagai teman dekatnya. Melalui unggahan di media sosial, Tantri menceritakan kondisi emosional yang ia alami setelah mengetahui kabar tersebut.

Tantri mengaku dua hari terakhir menjadi masa yang berat baginya. Di tengah waktu libur yang seharusnya bisa dinikmati bersama keluarga, ia justru menerima kabar yang membuatnya terpukul. “Dapat jatah libur 2 hari buat main sama anak, ketawa-ketawa, lihat WAG tiba-tiba dengar kabar nggak baik. Langsung drop banget, ilang nafsu makan,” tulis Tantri dalam unggahannya.

Meski sedang menghadapi masalah tersebut, Tantri tetap harus menjalankan pekerjaannya. Ia mengaku masih terus memikirkan keberadaan orang yang diduga membawa kabur uang para korban. “Hari ini setelah 2×24 jam dengan status yang masih belum ketemu di mana posisinya, harus sambil kerja menghibur dan sempat ngeluh juga. Fisik di panggung, pikiran ke mana-mana, masih nunggu kabar. Udah ketemu belum orangnya, ternyata masih nihil,” lanjutnya.

Dalam unggahan yang sama, Tantri menyebut uang yang dikumpulkannya selama ini untuk masa depan anak-anak ikut terdampak akibat kejadian tersebut. Hal itu membuatnya merasa sangat kecewa dan sedih. “Jam segini biasanya ngantuk, ini masih melek ngebayangin hak anak-anak yang gue kumpulin selama ini fix lenyap. Kok tega?” tulisnya.

Tantri juga mengungkapkan bahwa jumlah korban dalam kasus tersebut diduga tidak sedikit. Bahkan, menurut informasi yang diterimanya, kerugian yang dialami para korban disebut mencapai miliaran rupiah. Pelaku hingga saat ini sulit dihubungi dan belum ditemukan. “Semoga segera ketemu, karena banyak banget korbannya sampai miliaran,” ungkap Tantri.

Lebih lanjut, penyanyi berusia 37 tahun itu merasa terpukul karena orang yang diduganya sebagai pelaku merupakan sosok yang selama ini dianggap teman. Ia menilai kepercayaan yang diberikan justru dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi. “Patah hati banget, kirain beneran mau jadi temen ternyata cuma manfaatin doang,” tulisnya.

Tantri juga mempertanyakan tindakan pelaku yang disebut turut membawa keluarganya dan sulit dihubungi. Ia berharap persoalan tersebut dapat segera menemukan titik terang agar para korban memperoleh kejelasan mengenai nasib uang mereka. Kasus yang diungkap Tantri pun menarik perhatian warganet dan memunculkan banyak dukungan. Sampai saat ini, Tantri masih menunggu perkembangan lebih lanjut terkait keberadaan orang yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

(Sarah)

bisnisbanten.com