Ekonomi

Berantas Masalah Sampah, Pemkot Serang Borong 10 Truk Baru Berlapis Fiber dan Hidrolik

BISNISBNTEN.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menunjukkan komitmen serius dalam membenahi tata kelola sampah di wilayahnya. Langkah nyata ini dibuktikan dengan pengadaan 10 unit truk pengangkut sampah baru dan armada motor sampah (cator) untuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Walikota Serang Budi Rustandi, usai memimpin apel pagi sekaligus menyerahkan penghargaan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) berprestasi di Alun-Alun Barat Kota Serang, Senin (08/06/26).

Walikota Serang Budi Rustandi mengungkapkan bahwa pengadaan armada baru ini merupakan momen penting, mengingat Pemkot Serang sudah cukup lama tidak melakukan peremajaan truk sampah. Akibatnya, banyak armada lama yang kondisinya memprihatinkan dan memicu keluhan masyarakat.

“Dari dulu kita enggak pernah beli truk ya. Alhamdulillah, sekarang kita beli truk yang sudah sesuai dengan persyaratan dari Kementerian Lingkungan Hidup,” ujarnya.

Ia menjelaskan, armada baru ini memiliki spesifikasi khusus yang jauh lebih higienis dan modern dibandingkan armada terdahulu, dimana armada dilapisi fiber untuk mencegah air lindi (air sampah) bocor dan menetes ke jalanan. Anti karat untuk memperpanjang usia pakai truk, dan menggunakan sistem Hidrolik untuk mempercepat dan mempermudah proses bongkar muat sampah.

“Banyak keluhan dari masyarakat karena truk yang lama sudah terlalu tua, berkarat, dan bolong-bolong. Truk baru ini adalah awal dari komitmen saya untuk menjadikan Kota Serang bersih,” tegasnya.

Tidak berhenti di sini, Budi menargetkan akan menambah 20 unit truk sampah lagi di masa mendatang demi memaksimalkan pelayanan.

Selain memperkuat armada, Walikota Serang juga menyoroti pentingnya perubahan perilaku masyarakat terkait pengelolaan sampah. Budi menyayangkan adanya kebiasaan buruk sebagian warga yang kerap membuang sampah langsung ke aliran sungai.

“Kejadian kemarin kan sudah luar biasa. Kita bersihkan, dibuang lagi. Jangan sampai mereka terlena karena sudah menjadi kebiasaan. Kita harus ubah pola pikir dan kebiasaan (SDM) seperti itu,” tuturnya.

Untuk menekan angka pelanggaran tersebut, Pemkot Serang akan memaksimalkan fungsi cator yang sudah dibagikan. Walikota juga menginstruksikan para Lurah untuk bergerak aktif menyisir warga yang tinggal di bantaran sungai.

“Nanti saya instruksikan kepada Lurah untuk lebih giat lagi mengedukasi pemilik rumah di pinggiran bantaran sungai agar tidak ada lagi yang membuang sampah ke sungai,” pungkas Budi Rustandi.

Di akhir arahannya, Walikota meminta dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat Kota Serang. Menurutnya, kecanggihan armada baru tidak akan berdampak maksimal tanpa adanya kesadaran kolektif dari warga untuk menjaga lingkungan tetap bersih.
(Siska)

bisnisbanten.com