Banten24

Pemkot Serang Jajaki Investasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya dan Angin asal China di Kasemen

BISNISBANTEN COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang tengah menjajaki rencana investasi raksasa di sektor energi terbarukan. Investor asal China dikabarkan tertarik membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Tenaga Angin di wilayah Kecamatan Kasemen, Kota Serang.

Walikota Serang, Budi Rustandi, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melakukan diskusi mendalam dengan jajaran investor tersebut. Proyek ini rencananya akan dipusatkan di Sawah Luhur dengan kebutuhan lahan mencapai 150 hektar.

“Karena ini sifatnya *power plant*, saya suruh pastikan dulu dengan PLN-nya. Kalau sudah oke, baru kita jalan di Kota Serang. Rencananya lokasi di Sawah Luhur, Kasemen,” ujar Budi Rustandi saat memberikan keterangan kepada awak media, dikutip pada Jum’at (01/05/26).

Budi menegaskan bahwa meski menyambut baik minat investasi tersebut, prosedur teknis dan sinkronisasi dengan PT PLN (Persero) menjadi syarat mutlak yang tidak bisa ditawar.

“Kita belum bicara detail (kapasitas watt). Masih tahapan kesiapan dulu, kesiapan infrastruktur termasuk perizinannya dan lain-lain. Yang penting, mereka urus dulu ke PLN,” tambahnya.

Walikota optimis jika mega proyek ini terealisasi, dampak ekonomi bagi warga Serang akan sangat signifikan, terutama pada sektor penyerapan tenaga kerja lokal dalam skala besar. Selain itu, Pemkot Serang membidik manfaat jangka panjang melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

“Pastinya kalau sudah terbangun, bisa kita arahkan untuk CSR, bisa bantu pembangunan jalan dan kepentingan masyarakat lainnya. Ini investasinya besar,” tandas Budi.

Perwakilan penghubung investor China Gunawan mengungkapkan, keseriusannya dalam mendukung pengembangan energi bersih di Indonesia. Sebagai langkah awal, konsorsium asal Negeri Tirai Bambu tersebut telah menyiapkan dana segar sebesar 400 juta Yuan atau setara kurang lebih Rp880 miliar.

Angka tersebut hanyalah modal awal. Gunawan membocorkan bahwa jika seluruh proses berjalan lancar, total nilai investasi jangka panjang diproyeksikan akan meningkat hingga sepuluh kali lipat.

“Hasil tinjau lokasi? Cocok, sangat cocok. Untuk luasan lahan tahap awal sudah cukup,” tegas Gunawan.

Ketertarikan investor ini didasari oleh kondisi geografis Sawah Luhur yang strategis serta kedekatannya dengan infrastruktur ketenagalistrikan. Saat ini, tim teknis sedang membahas integrasi dengan jaringan transmisi 500 kV untuk efisiensi distribusi daya.

Sementara itu, Erwin dari PT h Kunsakti Mulia Investama menambahkan bahwa efisiensi teknis sedang digodok bersama PLN untuk memastikan distribusi listrik berjalan maksimal.

“Kami mendukung penuh green energy. Kalian tahu ke mana arah masa depan dengan energi hijau ini,” tegasnya.

Dengan masuknya investasi skala global ini, Kota Serang tidak hanya sekadar menjadi ibu kota provinsi, tetapi juga pemain kunci dalam peta energi terbarukan nasional. Bagi warga Kota Serang, ini adalah peluang emas untuk terlibat langsung dalam pembangunan daerah.

Meski demikian, pihak investor belum bisa memastikan kapan pengerjaan fisik akan dimulai karena masih harus menempuh regulasi ketat dan diskusi lanjutan dengan pihak PLN serta pemerintah daerah. Jika proyek ini berhasil, Kota Serang berpotensi menjadi pelopor penggunaan energi terbarukan di Provinsi Banten.(siska)

bisnisbanten.com