Dinkopukmperindag Kota Serang Alihkan Aset Pasar Tak Aktif Jadi Koperasi Kelurahan Merah Putih

BISNISBANTEN.COM – Pemerintah Kota Serang melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Dinkopukmperindag) terus mematangkan persiapan pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di wilayahnya. Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden untuk memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat kelurahan.
Kepala Dinkopukmperindag Kota Serang Wahyu Nurjami mengungkapkan, bahwa saat ini sudah ada 26 Koperasi Kelurahan Merah Putih yang tersebar di Kota Serang dengan capaian prestasi yang bervariasi, mulai dari 30 hingga 80 persen.
Untuk mendukung percepatan pembangunan KKMP, Pemkot Serang mengambil langkah strategis dengan mengalihkan aset pasar yang sudah tidak aktif. Terdapat tiga lokasi pasar yang asetnya dialihkan untuk KKMP, yaitu di Lebak Wangi, Banjar Agung, dan Jakung.
“Aset pasar yang tidak aktif kami alihkan untuk Koperasi Kelurahan Merah Putih. Fokus kami adalah menyediakan lahan, sementara untuk pembangunannya nanti akan dilakukan oleh PT Agrinas,” ujar Wahyu, dikutip pada Senin (27/04/26).
Ia menambahkan bahwa pihaknya masih menunggu aturan lebih lanjut dari kementerian terkait pengadaan lahan lainnya, termasuk koordinasi untuk menggunakan lahan milik Provinsi, BUMN, maupun kementerian terkait. Targetnya, KKMP dapat segera terbangun di seluruh 67 kelurahan yang ada di Kota Serang.
Selain infrastruktur, tata kelola KKMP juga akan mengalami transformasi. Nantinya, KKMP akan dikelola oleh manajer profesional yang ditunjuk melalui proses rekrutmen kementerian. Meskipun rekrutmen bersifat nasional, Wahyu menghimbau masyarakat lokal yang berkompeten untuk ikut mendaftar.
“Manajer ini nanti yang akan mengelola model bisnisnya, namun ruh koperasinya tetap dijaga. Perekrutannya langsung dari kementerian, jadi ada kemungkinan manajernya bukan dari Serang, tapi kita tetap menghimbau warga kita untuk ikut mendaftar,” pungkas Wahyu.(siska)









