Banten24

Pastikan Angkutan Lebaran Layak Jalan, BPTD Pakupatan Serang Bakal Gelar Ramp Check

BISNISBANTEN.COM – Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Pakupatan Serang bersama Polres Serang, Jasa Raharja, dan Dinas Perhubungan (Dishub) berencana melakukan Ramp Check atau pengecekan kelayakan kendaraan angkutan umum menjelang arus mudik Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran 2026.

Demikian diungkapkan Satuan Pengawas dan Pelayanan (Satpel) Pakupatan Terminal Waluyo Dianto kepada awak media, Kamis (12/3/2026). Waluyo mengatakan, pihaknya bersama instansi lainnya segera melakukan kelayakan angkutan umum atau Ramp Check,mengingat saat ini sudah H-7 mudik Lebaran.

“Kami sudah rapatkan, Kita besok akan lakukan Ramp Check bersama institusi lain,” ungkap Waluyo.

Advertisement

Terkaiylt kelayakan uji KIR kendaraan, khususnya di Terminal Pakupatan Serang, kata Waluyo, pihaknya akan melakukan Ramp Check setiap hari untuk memastikan kelayakan kendaraan umum.

“Ini (Ramp Check-red) langkah awal dari pencegahan dini dan kita pastikan bus-bus ini layak dikendarai atau tidak,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga menyiapkan sekira 73 personel guna melakukan pelayanan, kenyamanan, dan pengamanan para pemudik selama 24 jam, terbagi atas tiga regu dijadikan dua sif selama 24 jam. Untuk fasilitas di Terminal Pakupatan Serang, pihaknya juga menyiapkan Armada Akap untuk berbagai tujuan dengan 73 trayek, serta menyiapkan sarana dan prasarana seperti ruang tiket, kamar mandi, ruang kesehatan, ruang laktasi, ruang pojok baca, hingga ruang bermain anak.

“Untuk disabilitas kita siapkan juga kamar mandi disabilitas juga khusus tempat disabilitas,” ujarnya.

Untuk menjiamin keamanan bagi para pemudik, pihaknya juga berkoordinasi dengan TNI-Polri dan Institusi lainnya. Jam operasional selama 24 jam disiapkan, salah satunya untuk menyiapkan keamanan kenyamanan dan melaksanakan pelayanan dengan baik. Saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan 81 Po (perusahaan otobus) menyiapkan armada sekitar 873 Bus.

“Yang aktif setiap hari all-in sekitar 540 unit. Mungkin next hal terjadinya teknis di jalan ataupun penumpukan penumpang, jadi Po akan mengeluarkan armada cadangan, sehingga tidak ada ke terlantaran penumpang,” pungkasnya. (Dik/zai)

Advertisement
bisnisbanten.com