Ekonomi

Disperindag Banten Pastikan Bazar Ramadan Tekan Harga Kebutuhan Pokok

BISNISBANTEN.COM Bazar Ramadan yang digelar Pemerintah Provinsi Banten di halaman Masjid Raya Al-Bantani, KP3B, mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Bahkan, sejak pagi hari sebelum acara dibuka secara resmi, warga sudah mulai berdatangan untuk berbelanja berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten, Iwan Hermawan, mengatakan produk yang dijual di bazar tersebut merupakan harga langsung dari produsen sehingga lebih murah dibandingkan harga di pasaran. “Jadi harganya itu harga produsen, bukan lagi harga di tingkat distributor. Artinya rantai pasoknya terpangkas, sehingga masyarakat bisa mendapatkan barang dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan di pasar,” kata Iwan.

Menurutnya, konsep bazar yang digelar Pemprov Banten memang diarahkan sebagai pasar murah guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan selama Ramadan sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok. Ia mengungkapkan antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari. Bahkan sebelum bazar dibuka secara resmi, warga sudah mulai berbelanja di sejumlah stan yang tersedia.

Advertisement

“Alhamdulillah masyarakat sangat antusias. Sebelum kita buka secara resmi jam 10 pagi, sejak jam 8 sudah ada yang mulai belanja,” ujarnya. Dalam kegiatan tersebut, berbagai komoditas kebutuhan pokok disediakan dengan harga yang lebih terjangkau. Salah satunya minyak goreng yang disuplai dari sejumlah perusahaan, termasuk dukungan sekitar 3.000 liter dari PT Sinar Mas.

Selain itu, Disperindag juga menggandeng berbagai pihak untuk memastikan ketersediaan bahan pangan, termasuk kerja sama dengan Bulog dalam penyediaan komoditas strategis. Para pedagang yang berpartisipasi dalam bazar tersebut berasal dari berbagai daerah di Provinsi Banten, seperti Kabupaten Pandeglang, Lebak, hingga wilayah Tangerang.

“Yang jualan di sini dari masyarakat sekitar, ada juga dari Pandeglang, Rangkasbitung, sampai Tangerang. Kita datangkan sesuai komoditas yang dibutuhkan dan distributor yang memang ada di wilayah tersebut,” jelasnya. Iwan menambahkan, bazar Ramadan juga menjadi salah satu instrumen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), di mana permintaan masyarakat biasanya meningkat.

“Stabilisasi harga itu kita jaga agar tetap berada dalam kisaran harga acuan. Kalau di pasar kita temukan harga di atas batas acuan, kita lakukan intervensi melalui kerja sama dengan Bulog dan berbagai pihak agar harga bisa kembali stabil,” katanya. Menurutnya, kehadiran bazar murah juga dapat membantu menekan lonjakan harga di pasar karena sebagian masyarakat memilih berbelanja di bazar dengan harga yang lebih terjangkau. “Kalau permintaan di pasar berkurang karena masyarakat belanja di sini, maka secara hukum ekonomi harga juga bisa terkoreksi. Itu salah satu tujuan kita mengadakan bazar ini,” pungkasnya.

(Sarah)

Advertisement
bisnisbanten.com