Banten24

Dongkrak Ekonomi, Pemkot Serang Fasilitasi Koperasi Merah Putih Gandeng Supplier Besar

BISNISBANTEN.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terus berupaya mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah dan menekan angka pengangguran. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dengan memfasilitasi Koperasi Merah Putih (KMP) untuk menjalin kemitraan strategis dengan pihak ketiga guna memperluas jangkauan bisnis.

Walikota Serang Budi Rustandi menyatakan, bahwa pertemuan ini merupakan instruksi langsung dari Presiden untuk menciptakan lapangan kerja baru melalui pemberdayaan koperasi. Menurutnya, hambatan utama pelaku usaha kecil biasanya terletak pada permodalan, dan kerja sama ini hadir sebagai solusi instan.

“Kami berkumpul dengan Koperasi Merah Putih agar mitra-mitra di bawahnya bisa menaikkan pertumbuhan ekonomi. Bentuk kerja samanya unik; KMP tidak perlu mengeluarkan modal. Semua disuplai oleh pihak ketiga, mulai dari manajemen, gaji karyawan, hingga pasokan barang,” ujar Budinya saat ditemui pada Rabu (18/02/26).

Advertisement

Budi menjelaskan bahwa peran Pemkot Serang dalam hal ini adalah sebagai fasilitator atau “jembatan” yang mempertemukan pihak koperasi dengan investor atau supplier.

“Tugas Pemkot hanya memfasilitasi agar mereka bertemu. Setelah bertemu, silakan langsung bertransaksi. Koperasi diberikan keleluasaan untuk membantu pemasaran, dan semua fee (keuntungan) lari ke mereka. Ini sangat menarik karena mereka tidak perlu menunggu modal yang lama untuk bergerak,” tambahnya.

Senada dengan Walikota, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Dinkopukmperindag) Kota Serang Wahyu Nurjamil mengungkapkan, bahwa mitra yang digandeng kali ini bergerak di berbagai sektor strategis, termasuk suplai sembako serta layanan travel haji dan umrah.

“Pak Wali ingin mempercepat aktivitas ekonomi KMP agar segera mandiri. Kerja sama ini dilakukan dengan perusahaan supplier besar. Mereka bisa menyuplai komoditas yang selama ini belum didapatkan oleh KMP dengan harga yang kompetitif,” jelas Wahyu.

Wahyu menambahkan, pihak supplier akan memberikan daftar harga dalam bentuk tabel untuk dibandingkan. Jika terbukti lebih murah, hal ini tentu akan memperbesar margin keuntungan bagi Koperasi Merah Putih dalam menjalankan model bisnisnya.

Meski kerja sama produk dan operasional sudah ada, Wahyu menegaskan bahwa untuk urusan permodalan perbankan secara langsung, pihaknya masih menunggu arahan lebih lanjut.

“Kalau permodalan secara khusus belum, kami masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat. Saat ini fokusnya adalah kerja sama produk. Sepanjang koperasi mau melakukan secara mandiri dengan perbankan, itu bisa saja, tapi kami tetap menunggu arahan pusat untuk akses permodalan yang lebih luas,” tutupnya.

Melalui kemitraan ini, diharapkan Koperasi Merah Putih di Kota Serang dapat segera membuka cabang-cabang baru dan menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan yang mandiri.(siska)

Advertisement
bisnisbanten.com