Bank Banten Mulai Jajaki Sektor Asuransi Jiwa

87

BISNISBANTEN.COM — PT. Bank Pembangunan Daerah Banten, Tbk. (Bank Banten) terus memperluas kemitraan dengan mitra strategis yakni terkait asuransi jiwa kredit.

PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha, atau lebih dikenal sebagai WanaArtha Life, telah melayani masyarakat Indonesia selama lebih dari 42 tahun sejak didirikan pada tahun 1974.

WanaArtha Life yang menawarkan berbagai produk asuransi jiwa dan kesehatan ke seluruh masyarakat Indonesia baik asuransi individu atau asuransi grup.

Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa mengungkapkan, Sinergi Bank Banten dengan WanaArtha Life merupakan salah satu perwujudan komitmen Bank Banten terhadap misi perusahaan, yaitu memberikan layanan perbankan terbaik yang selalu berorientasi kepada kepuasan nasabah, dan meningkatkan nilai manfaat secara berkesinambungan bagi semua pemangku kepentingan.

“Kerja sama ini merupakan salah satu upaya Bank Banten dalam memberikan tambahan pilihan perusahaan asuransi kepada debitur, guna memitigasi risiko atas pembiayaan yang diajukan debitur,” katanya, Kamis (28/12).

Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dihadiri juga oleh Presiden Direktur WanaArtha Life Yanes Y. Matulatuwa serta Direktur WanaArtha Life Daniel Halim ini, merupakan model bisnis referensi dalam rangka produk bank, yakni kerja sama untuk memberikan perlindungan asuransi jiwa kepada para debitur Bank Banten dari risiko meninggal dunia.

“Sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD) kami paham akan karakteristik konsumen di daerah, khususnya di wilayah Provinsi Banten, sehingga kerja sama ini sangat potensial dan akan menguntungkan bagi kedua belah pihak,” ujarnya.

Sementara itu, kinerja keuangan Bank Banten posisi triwulan III tahun 2017 yang telah dipublikasikan dan dipaparkan pada Public Expose menunjukkan perbaikan yang positif. Pertumbuhan yang berkelanjutan serta strategi perusahaan untuk pengembangan bisnis
merupakan arahan dan kebijakan Direksi Bank Banten untuk perbaikan kinerja Bank Banten.

Peningkatan Kredit Yang Diberikan menjadi sebesar Rp.4,54 Triliun meningkat sebesar 42,4% secara year on year yang dihasilkan dari pengembangan bisnis baru yaitu kredit konsumer dan kredit komersial. Peningkatan Dana Pihak Ketiga menjadi sebesar Rp.5,74 Triliun meningkat sebesar 51,7% secara year on year yang dikuti dengan perbaikan komposisi CASA. Peningkatan Total Aset menjadi sebesar Rp.7,04 Triliun meningkat sebesar 43,4% secara year on year yang diperoleh dari peningkatan realisasi penyaluran kredit. (GAG/NUA)


Penulis : Wirda Garizahaque
Editor : Nurzahara Amalia