Entertainment

Willie Salim Bela Ryu Kintaro yang Dihujat Netizen Usai Singgung Asiknya Jadi Perintis

BISNISBANTEN.COM — Bocah berusia 9 tahun, Ryu Kintaro, belakangan ini menjadi sorotan luas setelah video motivasinya yang membahas tentang asiknya hidup sebagai perintis. Pernyataannya menjadi viral di media sosial, terutama platform X. Dalam video itu, Ryu dengan percaya diri menyatakan bahwa hidup sebagai perintis tanpa panduan dan tanpa jaminan hasil justru menyimpan tantangan yang menyenangkan.

“Yang paling seru itu justru hidup sebagai perintis. Enggak ada yang nunjukin arah, enggak ada yang menjamin hasil, tapi justru itu letak asiknya,” ujar Ryu Kintaro. Namun, pernyataan tersebut menuai kecaman keras dari netizen Indonesia. Reaksi publik terhadap video tersebut cukup keras. “Sok ngomong asiknya jadi perintis padahal dirinya pewaris,” ujar netizen.

Banyak netizen menilai Ryu terlalu dini diberi ruang untuk mengekspresikan materi motivasi yang dianggap tidak realistis bagi anak seusianya. Beberapa komentar menyebut bahwa sang ayah lebih bersalah karena mengeksploitasi anaknya untuk konten demi viral atau engagement tinggi.

Advertisement

Menyikapi banyaknya hujatan yang menimpa Ryu Kintaro, Willie Salim buka suara. Ia mengatakan bahwa anak sekecil Ryu tidak sepantasnya mendapatkan bullyan. Ia bahkan menyebut Ryu sampai jatuh sakit dan berujung tak masuk sekolah usai viral dihujat banyak orang. “Ryu Kintaro masih umur sembilan tahun. Dia telepon lagi bingung, sedih, sampai sakit enggak masuk sekolah,” cerita Willie Salim.

Dalam ceritanya, Willie ungkap swnang dengan sosok Ryu yang selalu ingin belajar. “Aku undang ke rumah, ngobrol bareng orangtuanya langsung. Seneng karena Ryu anaknya baik dan mau terus belajar,” ungkapnya. Melalui instagramnya, Willie Salim mengatakan bahwa sebaiknya netizen tidak cepat menghakimi seseorang sebab ada kalanya manusia salah berucap.

“Buatku, anak kecil itu bukan untuk dihakimi, tapi diarahkan. Karena semua kita kapan pun dalam hidup pernah salah ngomong, pernah salah langkah,” imbuhnya. Content creator itu juga menegaskan sudah seharusnya anak kecil seusia Ryu diarahkan bukan dijatuhkan. “Aku percaya, tugas kita bukan menjatuhkan anak-anak seperti dia. Tapi bimbing. Arahkan,” tuturnya.

(Sarah)

Advertisement
bisnisbanten.com