Info Bisnis

Toko Buku Intermedia Masih Ada Kok, Ada Apa Saja di Dalamnya?

BISNISBANTEN.COM – Di tengah era digital, saat e-book bisa didapat dengan mudah dan orang-orang lebih memilih membaca melalui ponsel atau komputer, buku fisik perlahan mulai kehilangan pesona. Namun bukan berarti toko buku hilang begitu saja.

Intermedia adalah salah satu yang masih bertahan hingga saat ini. Di Serang dan Cilegon, toko buku yang juga memiliki cabang di daerah lain di luar Banten ini memiliki tiga cabang. Yakni di Bunderan Ciceri dan Lontar, Kota Serang serta di PCI Cilegon.

Toko Buku Intermedia di Jalan KH Abdul Fatah Hasan, Sumurpecung, Kecamatan Serang, Kota Serang, hadir sejak lama. Jika melihat postingan di akun Instagram mereka yang diposting pertama kali pada 20 April 2016, keberadaan toko buku ini sudah lebih dari lima tahun.

Advertisement

Ini bukan waktu yang sebentar untuk bertahan di saat salah satu jaringan toko buku besar seperti Tisera memilih tutup. Sementara cabang Lontar di Jalan Raya Cilegon baru buka kurang lebih dua tahun ini.

Seperti toko buku lain, Intermedia tidak hanya menyediakan buku bacaan. Bangunan tiga lantai di cabang Bunderan Ciceri diisi alat tulis dan keperluan kantor.

Panji di situs Idfirms.com mengulas, Intermedia ini adalah toko buku dan ATK yang cukup lengkap di Kota Serang.

Advertisement

“Terdiri dari tiga lantai namun jualan bukunya hanya ada di lantai tiga. Sementara lantai satu dan dua hanya berisi aksesoris dan ATK. Kebutuhan kantor seperti penghitung uang otomatis dan pemotong kertas pun tersedia di sini. Map dan kertas berbagai ukuran dan warna juga ada. Enaknya di sini cukup sepi sehingga nyaman untuk berbelanja,” tulisnya.

Muhamad juga ikut memberikan opini. Kata dia, tempatnya cukup besar, ada tiga lantai.

“Lokasi sangat strategis di pinggir jalan raya utama. Sayang, tempat parkir mobil sangat terbatas. Menjual berbagai jenis ATK. Sayang meskipun labelnya book store, tapi koleksi bukunya sedikit sekali,” kata dia.

Rahma ikut berpendapat. Menurut dia, tempat ini kurang sekali koleksi bukunya, yang tersedia di sini yang lengkap hanya peralatan sekolah.

“Jadi lumayan lah. Tapi untuk buku-buku novel atau sejarah atau filsafat keagamaan hanya sedikit yang beredar di rak-rak bukunya. Untuk buku pun kita harus naik ke lantai tiga,” tuturnya.

Oh ya kalau kesini perhatikan jam bukanya ya. Yakni pukul 08.30-21.00 WIB. Selamat berburu buku atau ATK ya. (hilal)

Advertisement
LANJUT BACA

Hilal Ahmad

Pembaca buku-buku Tereliye yang doyan traveling, pemerhati dunia remaja yang jadi penanggung jawab Zetizen Banten. Bergelut di dunia jurnalistik sejak 2006.