Tiga Langkah Taktis Pemkot Serang Atasi Banjir: Dari Dapur Umum Hingga Normalisasi Drainase

BISNISBANTEN.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang bergerak cepat merespons bencana banjir yang melanda sejumlah titik di wilayahnya. Di bawah kepemimpinan Budi dan Agis, penanganan dilakukan secara terukur dengan fokus pada tiga aspek utama: logistik, kesehatan, dan perbaikan infrastruktur.
Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, turun langsung ke lokasi terdampak untuk memastikan seluruh bantuan tersalurkan dengan tepat sasaran. Ia menegaskan bahwa prioritas pemerintah bukan hanya menangani kondisi darurat, tetapi juga mencari solusi permanen atas akar masalah banjir.
Langkah pertama yang diambil Pemkot Serang adalah menjamin kebutuhan pangan warga. Melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, sejumlah dapur umum telah didirikan di titik-titik pengungsian dan wilayah paling terdampak.
“Tidak boleh ada warga yang kelaparan di tengah bencana. Dapur umum kami pastikan berjalan dan menjangkau warga terdampak,” tegas Agis saat memantau pendistribusian makanan.
Langkah kedua berfokus pada mitigasi penyakit pascabanjir. Dinas Kesehatan dan Puskesmas setempat dikerahkan untuk melakukan pelayanan kesehatan secara proaktif.

Tenaga medis tidak hanya menunggu di posko, tetapi turun langsung ke lokasi pengungsian untuk memberikan pemeriksaan kesehatan rutin, pemberian obat-obatan, pencegahan penyakit menular yang biasa muncul setelah banjir.
Langkah ketiga adalah tindakan teknis untuk memperlancar aliran air. Pemkot Serang menyadari bahwa banjir sering kali dipicu oleh drainase yang tersumbat dan pendangkalan sungai.
Untuk itu, dilakukan aksi terpadu lintas OPD berupa pembersihan drainase dari sampah, normalisasi sungai, dan pengangkatan material yang menghambat debit air.
“Penanganan darurat harus berjalan, tapi penyebab banjir juga wajib dituntaskan. Drainase, sungai, dan saluran air harus berfungsi optimal agar kejadian serupa tidak berulang,” tambah Agis.
Melalui sinergi ketiga langkah ini, duet Budi-Agis berharap penanganan banjir di Kota Serang dapat dilakukan secara komprehensif. Upaya ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi warga serta meminimalkan risiko bencana serupa di masa mendatang melalui solusi jangka menengah yang berkelanjutan. (Siska)









