Tentang Batik Krakatoa, Batik Khas Cilegon yang Kian Berkembang Pesat

- Advertisement -

BISNISBANTEN.COM – Dewasa ini, di Indonesia terdapat banyak jenis dan motif batik sesuai daerahnya masing-masing, dari 34 Provinsi, hampir seluruh kabupaten kotanya memiliki motif dan ciri khas batik tersendiri. Di Provinsi Banten, juga terdapat banyak jenis batik dengan ragam motif yang memuat kearifan lokalnya.

Salah satunya Batik Krakatoa. Batik yang berasal dari Kota Cilegon ini juga membuat batik sebagai khas kearifan lokal. Tidak kalah dari batik-batik lain, batik ini mulai berdiri sejak 22 Februari 2014.

- Advertisement -

Batik Krakatoa Cilegon digagas oleh pasangan Suami Istri Helldy Agustian dan Hany Seviatry yang memiliki minat besar terhadap batik. Sehinga kehadiran Batik Krakatoa mampu memberikan kontribusi yang baik untuk masyarakat sekitar untuk ikut menciptakan peluang kerja baru.

Pemilik sekaligus pembina Batik Krakatoa,
Hany Seviatri mengatakan, batik tersebut lahir dari kearifan lokal Cilegon. “Lahir dari nilai kearifan lokal Cilegon dan Banten, nama Krakatoa sendiri terinspirasi dari nama Gunung Krakatau yang terletak di Selat Sunda,” katanya kepada Bisnisbanten.com saat ditemui di sanggar Batik Krakatoa, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Banten.

Sejumlah ibu-ibu nampak khusyuk membatik di Sanggar Batik Krakatoa, Rabu (18/3/20).

Di tahun-tahun awal, Batik Krakatoa memiliki kesulitan dalam pemasaran. Hingga akhirnya setelah sekian tahun berlalu, Batik Krakatao mulai maju dan berkembang pesat. Saat ini, Batik Krakatoa memiliki 60 motif batik. Di tengah issue virus corona Covid-19 ini, pemesanan batik krakatoa masih bisa stabil, meski tingkat kunjungan menurun.

“Biasanya banyak pengunjung, sekarang jadi berkurang pas ada issue corona. Tapi pesanan masih stabil, seperti sekarang kita lagi mengerjakan pesanan dari berbagai perusahaan dan isntansi pemerintah,” paparnya.

Hany menambahkan, dengan hadirnya Batik Krakatoa ini, diharapkan dapat memeberikan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat di Kota Cilegon, dan memberdayakan masyarakat sekitar untuk menciptakan lapangan kerja.

“Saat ini Alhamdulillah ada belasan orang yang berkarya di Batik Krakatoa, yang mencanting ada 12 orang, yang ngecap atau nyetak dua, yang mewarnai dua, sama admin satu,” pungkas lulusan S1 Ekonomi Universitas Pancasila Jakarta ini. (AHR)

- Advertisement -
Ahmad Haris
Wartawan di bisnisbanten.com
- Advertisement -
- Advertisement -

Stay Connected

1,045FansSuka
854PengikutMengikuti
30PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Latest Articles

IZI dan MT XL Axiata Gotong Royong Bangun Kembali Jembatan Talagahiang yang Hancur di Lebak

BISNISBANTEN.COM -- Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), bekerja sama dengan Majelis Taklim XL Axiata (MTXL) untuk membangun kembali Jembatan Talagahiang di Kecamatan Cipanas, Lebak. Jembatan...

Fitri Maryanih, Menu-menu Djeleger Jadi Andalan

Gemar memasak dan berbisnis jadi motivasi Fitri Maryanih menghadirkan usaha Pecel Lele Djeleger mas Wo dan Thai tea Djeleger. Sebelumnya, Zetizen Icon 2017 ini...

Nurma Beauty Care, Klinik Kecantikan yang Ramah di Kantong

Ramah di kantong, itulah yang diusung klinik kecantikan yang baru berdiri pada 2018 ini. Nurma Beauty Care yang terletak di Unyur, Kota Serang, ini...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

BACA JUGA

All New CBR150R Makin Berkarakter dan Lincah

BISNISBANTEN.COM -- PT Astra Honda Motor (AHM) meluncurkan sepeda motor sport full fairing berperforma tinggi All New CBR150R dengan karakter racing yang mempunyai sejumlah...

Fokus Rampungkan RPJMD, Gubernur Banten Serahkan DPA 2021

SERANG - Gubernur Banten Wahidin Halim menyerahkan dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) tahun anggaran 2021 kepada seluruh organisasi perangkat daerah di lingkup Pemprov Banten. Penyerahan...
- Advertisement -
- Advertisement -