Banten24

Targetkan LPPD Predikat Tinggi, Kemendagri: Status Kinerja Pemkot Serang Sangat Baik

BISNISBANTEN.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Serang terus meningkatkan kinerja dan mengevaluasi Laporan Penyelenggara Pemerintahan Daerah (LPPD) agar ke depan dapat meraih predikat tinggi.

Itu disampaikan Walikota Serang Syafrudin pada acara Sosialisasi Penyusunan LPPD berbasis Sistem Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (SILPPD) Tahun Anggaran 2023 di Le Dian Hotel Kota Serang, Senin (6/3/2023).

Acara juga dihadiri Direktur Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI Deddy Winarwan, Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin, Sekda Pemkot Serang Nanang Saefudin, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Serang.

Advertisement

Syafrudin mengatakan, sesuai aturan Undang-undang (UU) maupun Peraturan Pemerintah (PP), Pemerintah Daerah (Pemda) diwajibkan membuat laporan setiap tahun, tepatnya tiga bulan setelah tahun anggaran.

“Jadi, maret ini kita sudah harus menyerahkan LPPD. Alhamdulillah sudah selesai. Mudah-mudahan laporan tahun ini tidak terkendala. Insya Allah kalaupun ada hal-hal yang menjadi kekurangan buat kami, akan diperbaiki,” tegas Syafrudin.

Mantan Camat Cipocokjaya ini juga mengungkapkan, untuk LPPD saat ini Pemkot Serang nilainya berada pada peringkat sedang. Itu mendorong Pemkot Serang terus berusaha meningkatkan kinerja untuk mencapai predikat tinggi pada peningkatan kinerja Pemkot Serang.

Advertisement

“Tentunya kami terus berupaya mendorong kepada masing-masing kepala OPD untuk meningkatkan kinerja lebih baik lagi, dari kekurangan-kekurangan yang ada terus kita perbaiki semaksimal mungkin dan mengevaluasi LPPD agar ke depan dapat meraih predikat tinggi,” harap politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Sementara itu, Direktur Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri RI Deddy Winarwan mengatakan, dalam peningkatan kinerja pemerintah daerah terdapat sekira 126 indikator penilaian kunci yang bukan hanya melibatkan Kemendagri, melainkan juga beberapa kementerian lain. Meliputi Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Kementerian PPN/Bappenas, BPKP, dan Badan Pusat Statistik (BPS).

“Semua tergabung dalam tim nasional evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah,” ungkapnya.

Dari 126 indikator penilaian, kata Deddy, Kota Serang memperoleh nilai sangat baik dalam penilaian peningkatan kinerja pemerintah daerah.
Menurutnya, Pemkot Serang telah menunjukkan status kinerja yang sangat baik. Karena indikator-indikator yang menjadi dasar pelaksanaan evaluasi dari 126 indikator itu menunjukkan kinerja yang sangat baik.

Deddy menilai, Kota Serang saat ini menjadi salah satu yang terbaik se-Indonesia dalam program kinerja pemerintah daerah.

“Hanya saja masih membutuhkan beberapa hal untuk naik ke posisi lebih tinggi lagi,” ujarnya.

Standar untuk posisi tinggi, kata Deddy, nilainya 3,41, sementara Kota Serang sudah pada posisi 3,34 atau kurang 0,07 untuk mencapai posisi tinggi.

“Kita harapkan tahun ini hasil evaluasinya lebih baik,” harapnya.

Diketahui, penilaian dilakukan ke seluruh pemerintah daerah se-Indonesia yang terdiri atas 38 Provinsi, 415 Kabupaten, dan 93 Kota. (eko/zai)

Advertisement
LANJUT BACA