Sudahkah Cilegon jadi Kota Layak Anak? Ini Jawaban DP3AKB

- Advertisement -

BISNISBANTEN.COM – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Cilegon, mengadakan rapat Evaluasi terkait dengan Penilaian Cilegon Kota Layak Anak, di Aula BAPPEDA Kota Cilegon, Jumat (20/04).

Evaluasi ini dalam rangka mencapai kriteria Cilegon sebagai kota layak. Sekertaris daerah kota Cilegon, Sari Suryati mengatakan, pelaksanaan hak-hak anak maupun perlindungan anak harus menjadi suatu hal yang perlu mendapatkan perhatian dalam upaya mensejahterakan anak.

“Pemerintah Kota Cilegon secara konsisten sudah berupaya memberikan jaminan terhadap pelaksanaan hak anak maupun perlindungan anak untuk mengarungi masa depannya,” ujarnya saat memberikan sambutan.

Lebih lanjut, Sari juga menjelaskan sesuai dengan data administrasi, Kota Cilegon sudah melewati minimal point yaitu dengan meraih nilai 661,15 sebagai kota layak anak. “Dalam mempertahankan nilai tersebut, sangat diharapkan untuk dapat mewujudkan kota layak anak untuk terus meningkatkan koordinasi di antara para stakeholder pemenuhan hak-hak anak yang dilakukan secara berkesinambungan dan berkelanjutan, untuk menjadikan anak-anak yang berkailitas sehingga akan menjadi modal pembangunan,” jelasnya.

Sari juga meminta kepada suluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk selalu berperan aktif sesuai tugas untuk mendukung terlaksananya Kota layak anak pada tahun 2018 ini. “Saya minta kepada semua masyarakat, seluruh OPD dan dunia usaha untuk saling bahu membahu dan selalu berperan aktif dengan mengalokasikan program kegiatan yang tidak luput dari kepentingan anak, untuk mewujudkan Kota Cilegon sebagai kota layak anak,” terangnya.

Sementara itu, Kepala DP3AKB Heni Anita dalam sambutannya mengatakan, tujuan diadakannya evaluasi ini guna untuk mempercepat respon seluruh OPD dan seluruh instansi. “Sehubungan dengan akan dilakukannya penilaian lapangan secara fisik yang akan langsung di nilai oleh pihak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, maka kami minta respon cepat seluruh OPD untuk perlu mempersiapkan yang masih kurang agar segera ditindak lanjuti,” ungkapnya. (AHR/NUA)

 

Penulis : Ahmad Haris
Editor : Nurzahara Amalia

- Advertisement -
Ahmad Haris
Wartawan di bisnisbanten.com
- Advertisement -
- Advertisement -

Stay Connected

1,048FansSuka
854PengikutMengikuti
31PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Latest Articles

QRIS Hasil Inovasi Sistem Pembayaran Bank Indonesia Dapat Penghargaan

BISNISBANTEN.COM -- Bank Indonesia (BI) melalui QR Code Indonesian Standard (QRIS) meraih penghargaan dalam kategori inovasi sistem pembayaran tahun 2020 dari Central Banking Publications...

Peringati Sumpah Pemuda, Muamalat Institute Fasilitasi Generasi Muda Jadi SDM Unggulan

BISNISBANTEN.COM -- Dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda yang bertepatan pada 28 Oktober 2020, anak perusahaan dari PT. Bank Muamalat Indonesia Tbk,...

Sharp Dapat Penghargaan di Hari Sumpah Pemuda 2020

BISNISBANTEN.COM-- PT Sharp Electronics Indonesia membentuk Sharp Greenerator sebuah komunitas anak muda peduli lingkungan sebagai salah program CSR –nya. Dibentuk pada tahun...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

BACA JUGA

Ini Laporan Kinerja BNI Kuartal 3-2020

BISNISBANTEN.COM -- Di Hingga akhir September 2020, total aset BNI tumbuh 12,5% year on year (yoy) terutama dikontribusi oleh pertumbuhan dana pihak ketiga...

Rayakan Hari Santri di Banten, Telkomsel Bagikan 16 Ribu Kartu Perdana Gratis

BISNISBANTEN.COM -- Telkomsel ikut meramaikan acara Hari Santri nasional yang jatuh pada Kamis, 22 Oktober 2020 dengan membagikan 16 ribu kartu perdana....
- Advertisement -
- Advertisement -