Ekonomi

Sudah Tahu? Yuk Kenali Batas Laut Indonesia

BISNISBANTEN.COM — Indonesia memiliki wilayah lautan yang lebih luas dari daratan. Dari luas wilayah yang dimiliki Indonesia, yakni 8.300.000 kilometer persegi, ⅔-nya adalah wilayah lautan atau sekitar 6.400.000 kilometer persegi. Data tersebut berdasarkan Badan Informasi Geospasial atau BIG.

Tentunya wilayah lautan tersebut memiliki batasan. Adanya batasan wilayah tersebut akan meminimalisir masuknya negara asing ke wilayah lautan suatu negara tanpa adanya izin.

Lalu bagaimana dengan batas laut Indonesia? Batas laut Indonesia mengacu pada aturan PBB yakni dalam Konvensi PBB tentang Hukum Laut atau UNCLOS.

Advertisement

Dalam artikel ini Anda akan memahami lebih jauh mengenai batas laut Indonesia. Berikut penjelasannya.

Apa Itu Batas Laut Indonesia?

Batas wilayah dari suatu negara mengacu pada peraturan maupun undang-undang. Pembagian tersebut berdasarkan Konvensi Hukum Laut yang telah disepakati pada tahun 1982 oleh PBB.

Dasar hukum itu membagi wilayah perairan negara Indonesia ke dalam 3 bagian yaitu landas kontinen, zona laut teritorial, dan Zona Ekonomi Eksklusif atau ZEE. Batas-batas laut Indonesia tersebut mempunyai aturan yang berbeda-beda. Berikut penjelasan lebih lanjutnya.

1. Zona Laut Teritorial

Batas laut Indonesia yang pertama, zona laut teritorial yaitu wilayah lautan yang diukur dengan dasar garis khayal. Jaraknya 12 mil atau 19,3 kilometer dari garis dasar ke area laut lepas.

Garis dasar sendiri merupakan garis yang ditarik dari area pantai saat air laut sedang surut. Nah, laut yang berada di batas zona laut teritorial merupakan wilayah yang dimiliki Indonesia secara sepenuhnya.

Zona laut teritorial Indonesia tertuang dalam Undang-Undang No. 1 Tahun 1973 tentang pembagian zona laut negara Indonesia.

Luas wilayahnya mencapai 282.583 kilometer persegi. Adanya zona teritorial laut ini memungkinkan Indonesia mempunyai wilayah yang luas secara berdaulat.

Tidak hanya bagian laut dan sumber dayanya saja, tetapi hingga tanah lapisan. Laut yang letaknya antara pulau statusnya bukan lagi laut bebas.

Ini menyebabkan kapal asing tidak bisa keluar masuk secara bebas. Negara lain boleh berlayar di wilayah zona laut teritorial tetapi harus atas izin dari pemerintah Indonesia.

Tidak hanya itu, Indonesia juga berhak atas wilayah udara yang berada di atas zona laut teritorial. Tidak hanya memiliki, Indonesia berkewajiban untuk menjamin hak lintas damai pelayaran internasional dan tradisional dapat berjalan dengan baik.

Apabila ada kondisi misalnya laut yang memiliki lebar kurang dari 24 mil dan dikuasai oleh dua negara, penentuannya adalah dengan cara menarik garis yang jauhnya sama dari area garis pantai yang terluar.
Wilaya Indonesia sendiri berdasarkan undang-undang terletak di antara landas kontinen Benua Australia dan Asia.

2. Batas Landasan Kontinen

Landas kontinen merupakan batas perpanjangan dari area benua yang terendam oleh air laut. Batas laut Indonesia ini diukur hingga kedalaman 200 meter dari permukaan.

Namun, apabila landas kontinen landai, maka batasnya diukur sejauh 200 mil dari area pantai.
Area laut yang dangkal berkedalaman 200 meter adalah bagian dari wilayah negara yang ada di area laut tersebut.

Pengukuran batas landas kontinen mulai dari garis dasar pantai ke bagian luar. Jarak paling jauhnya 200 mil. Luas dari batas laut Indonesia ini mencapai 2.749.001 kilometer persegi.

Sumber daya alam yang ada di dalam landas kontinen Indonesia dapat dimanfaatkan dengan bijak oleh negara.

Walaupun mempunyai hak dan wewenang untuk menggunakannya, negara harus tetap menunjukkan penghormatan dan tidak melakukan gangguan pada jalur pelayaran internasional.

3. Zona Ekonomi Eksklusif

Batas laut Indonesia ini dikenal juga sebagai ZEE dan diumumkan tanggal 21 Maret 1980. Jalur laut tersebut memiliki lebar 200 mil menuju arah laut yang terbuka. Untuk pengukurannya mulai dari garis dasar.

Indonesia berhak memanfaatkan sumber daya yang ada di dalamnya. Namun untuk urusan pemasangan kabel atau pipa yang berada di bawah permukaan laut tiap negara harus menyesuaikannya lagi berdasarkan prinsip Hukum Laut Internasional.

Jika ZEE suatu negara berhimpitan atau berdekatan dengan negara lainnya, maka untuk penetapan dilakukan berdasarkan musyawarah dari kedua negara dan akan dibagi secara rata.

Kegiatan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1983, tepatnya pasal 5 tentang ZEE. Setidaknya Indonesia mempunyai hak untuk:

• Mengeksplorasi, mengolah, dan melakukan konservasi sumber daya alam baik hayati atau non hayati

• Memiliki hak untuk meneliti, melindungi, dan melestarikan laut

• Memberikan izin kepada pelayaran internasional lewat wilayah tersebut dan melakukan pemasangan macam-macam sarana terkait perhubungan laut.

Bentuk konservasi, eksplorasi, dan pengelolaan sumber dayanya termasuk di area dalam perairan, dasar laut, subsoil, penelitian ilmiah tentang kelautan, mendirikan bangunan laut, dan melindungi lingkungan laut.

Untuk Anda ketahui, ZEE memiliki status lepas termasuk wilayah udara. Sehingga kegiatan penerbangan dan pelayaran internasional bebas untuk dilakukan.

Batas Laut Indonesia dari Berbagai Mata Angin 

Indonesia juga mempunyai banyak batas antar negara. Mulai dari selatan, utara, barat, dan timur. Apa saja batas laut Indonesia tersebut?

1. Batas Laut Indonesia Bagian Utara 

Indonesia berbatasan langsung dengan negara Vietnam, Thailand, Filipina, Malaysia, dan Singapura untuk bagian lautnya.

Untuk Thailand di batas landasan kontinen. Malaysia pada landasan kontinen dan laut teritorial, Singapura pada batas laut teritorial, Filipina pada ZEE, dan Vietnam pada landasan kontinen.

2. Batas Laut Indonesia Bagian Timur 

Di bagian timur, lautan Indonesia bertabrakan secara langsung dengan perairan Samudera Pasifik dan daratan negara Papua Nugini.

Baca Juga : Tidak Hanya Melumasi, Ini Sebenarnya Fungsi Penting Oli Mesin

Indonesia sendiri sudah menjalin hubungan bilateral terkait batas wilayah laut. Hubungan bilateral tersebut sudah mendapat kesepakatan dari negara Papua Nugini.

3. Batas Laut Indonesia Bagian Selatan   

Pada bagian selatan negara Indonesia berbatasan dengan Samudera Hindia dan perairan laut negara Australia.

Indonesia telah mempunyai kesepakatan batas wilayah dengan Australia. Baik batas daratan kontinen maupun ZEE dan kesepakatan tersebut sudah ada sejak tahun 1997. Indonesia juga bersinggungan dengan teritorial laut, daratan kontinen, ZEE dengan negara Timor Leste.

4. Batas Laut Indonesia Bagian Barat 

Di barat, Indonesia tidak bertabrakan langsung dengan suatu negara. Alasannya karena di barat, Indonesia berbatasan dengan perairan India dan Samudera Hindia.

Penanda perbatasan Indonesia dan India sendiri berada di Pulau Ronde, Aceh dan Pulau Nicobar.

Itulah batas laut Indonesia berdasarkan hukum dan geografi. Selain itu, Indonesia juga memiliki batas lautan berdasarkan pengelolaan sumber daya laut dan perikanan.

Seperti contohnya hak kedaulatan penuh artinya Indonesia mempunyai kedaulatan penuh laut teritorial, perairan yang menjadi bagian luar perairan pedalaman, dan perairan pedalaman di wilayah perarian Indonesia.

Kemudian ada juga hak berdaulat dari kekayaan alam. Negara berhak berdaulat pada zona tambahan di luar wilayah laut teritorial. Mulai dari pengaturan karantina kesehatan, bea cukai, hingga pengawasan imigrasi.

Untuk memanfaatkan kekayaan sumber daya lautan Indonesia tentunya Anda membutuhkan teknologi mesin kapal yang canggih. Suzuki Marine siap membantu Anda untuk memberikan pengalaman bahari yang nyaman, modern dengan teknologi paling baru.

Advertisement
bisnisbanten.com