Ekonomi

Sri Mulyani Minta Waspada Akibat Harga Gas, Minyak Bumi dan Batubara Anjlok

BISNISBANTEN.COM – Imbas inflasi dan ketidakpastian komoditas global yang masih tidak stabil, harga minyak, gas dan batu bara anjlok mengalami penurunan.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati juga menanggapi hal tersebut dalam konferensi pers APBN KiTa Maret.

Penurunan harga gas dikarenakan turunnya demand atas perlambatan ekonomi global dan keberhasilan Eropa untuk mengamankan suplai gas alternatif selain negara Rusia.

Advertisement

Selain harga gas mengalami penurunan, harga batu bara juga melemah akibat penurunan demand seiring menghangatnya cuaca di Eropa, serta harga gas yang rendah.

“Batu bara mengalami koreksi yang sangat dalam, sekarang ada di kisaran USD 200 per metric ton, kemarin sempat dibawah USD 200 metric ton, ini yang harus kita waspadai,” ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTa Maret, Selasa (14/3/2023).

Komoditas lainnya yang mengalami penurunan adalah minyak bumi. Harga minyak bumi Brent kini berada di angka USD 83,4 per barrel, tren penurunan harga dipicu perlambatan ekonomi global.

Volatilitas harga dipengaruhi dampak kebijakan reopening Tiongkok serta sanksi price cap G7 terhadap Rusia.

Sementara untuk harga soybean, Sri Mulyani mengatakan, masih tinggi dan stabil. (Ismi)

Advertisement
bisnisbanten.com