Silaturahmi dengan Direktur RS se-Banten, Andra Soni Serap Masukan untuk Penguatan Program Banten Sehat

BISNISBANTEN.COM — Gubernur Banten Andra Soni mengajak seluruh rumah sakit di Provinsi Banten, baik milik pemerintah maupun swasta, untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui program Banten Sehat. Hal itu disampaikan Andra Soni saat bersilaturahmi dengan para Direktur Rumah Sakit se-Provinsi Banten, Senin (12/1/2025).
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur secara khusus meminta Kepala Dinas Kesehatan untuk mempertemukan dirinya dengan para pelaku layanan kesehatan. “Pertemuan hari ini saya minta kepada Bu Kadis ingin bersilaturahmi dengan para Direktur Rumah Sakit se-Provinsi Banten, baik rumah sakit pemerintah maupun rumah sakit swasta,” ujar Andra Soni. Andra Soni menyebutkan, saat ini terdapat 136 rumah sakit di Provinsi Banten. Namun, ia mengakui sebaran fasilitas kesehatan tersebut masih belum merata dan cenderung terkonsentrasi di wilayah Tangerang Raya.
“Ada 136 rumah sakit yang ada di Provinsi Banten, tapi sebarannya kan masih banyak di wilayah Tangerang Raya,” katanya. Menurutnya, pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mendengar langsung masukan dari para direktur rumah sakit terkait berbagai persoalan dan kebutuhan di sektor kesehatan. “Ini kesempatan saya untuk bisa mendengarkan langsung saran, masukan, dan banyak hal tentang kesehatan dalam rangka bagaimana kita menjalankan program Banten Sehat ke depan di Provinsi Banten,” jelasnya. Andra Soni mengatakan banyak isu strategis yang dibahas bersama para direktur rumah sakit, mulai dari ketersediaan dokter spesialis, pendidikan dokter, hingga pelayanan BPJS Kesehatan.
“Alhamdulillah tadi terjadi dialog antara saya dengan para Direktur Rumah Sakit. Banyak hal, salah satunya mengenai dokter spesialis, tentang pendidikan dokter, tentang pelayanan BPJS, dan sebagainya,” ungkapnya. Ia menegaskan, sebagai gubernur, dirinya perlu berinteraksi langsung dengan para pelaku pelayanan kesehatan agar memahami kondisi riil di lapangan.
“Sebagai Gubernur saya harus mengetahui dan saya harus banyak interaksi dengan pelaku-pelaku pelayanan kesehatan masyarakat,” tegas Andra Soni. Andra Soni juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh rumah sakit dan tenaga kesehatan yang telah berkontribusi besar dalam penanganan pandemi COVID-19 di Banten.
“Waktu kita mengalami COVID, kita bisa keluar dari permasalahan COVID, kita bisa mengatasi permasalahan COVID, itu bukan hanya rumah sakit pemerintah, tapi juga rumah sakit swasta,” ujarnya. Ia menambahkan, peran tenaga kesehatan dalam penanganan pandemi tidak hanya berasal dari mereka yang digaji pemerintah. “Tenaga kesehatan itu bukan hanya tenaga kesehatan yang dibayar pemerintah, tapi juga dari pihak-pihak lain,” katanya.
Andra Soni menilai silaturahmi dan dialog seperti ini perlu dilakukan secara berkelanjutan agar pemerintah daerah memperoleh perspektif yang lebih luas dalam menyusun kebijakan kesehatan. “Ini adalah bentuk silaturahmi dan sesuatu yang baik untuk kita sering lakukan, sehingga pengetahuan saya tentang bagaimana Banten Sehat itu bisa kita wujudkan,” ujarnya.
(Sarah)









