BISNISBANTEN.COM – Pada semester I-2022, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Provinsi Banten menunjukkan kinerja yang positif. Berdasarkan laporan, Jamkrida Banten berhasil memperoleh laba sebesar Rp4,7 miliar. Tahun ini, Jamkrida Banten ditargetkan oleh pemegang saham sekitar Rp8 miliar.
“Target laba awal hanya sekitar Rp4,8 miliar, tetapi ada perubahan menjadi Rp8 miliar. Alhmadulillah, jika dilihat pada semester I-2022, menunjukkan hasil yang baik dan optimis bisa tercapai,” kata Direktur Utama Jamkrida Banten Hendra Indra Rachman saat ditemui di ruangannya beberapa waktu lalu.
Ia menambahkan, dengan laba yang ditargetkan tersebut, Jamkrida Banten ditargetkan untuk bisa memberikan deviden atau bagi hasil kepada pemegang saham sebesar Rp2,5 miliar.
“Pemegang saham sih minta devidennya sekitar Rp2,5 miliar dan secara otomatis labanya harus Rp8 miliar pada tahun ini,” katanya.
Meskipun ada perubahan target yang diberikan oleh pemegang saham, jajaran direksi dan manajemen Jamkrida Banten optimis bisa mencapai target tersebut.
“Kami akan terus berupaya maksimal dengan bekerja keras dan melakukan beragam strategis yang sudah disusun agar target yang diberikan pemegang saham bisa tercapai,” katanya.
Ia mengatakan, dengan adanya laba dan pembagian deviden kepada pemegang saham membuktikan bahwa perusahaan ini sehat dan berkembang sehingga target yang diberikan bisa terlampaui dengan baik.
“Dengan begini, kehadiran Jamkrida Banten memberikan kontribusi yang positif bagi Provinsi Banten,” katanya. (susi)









