Banten24

Sejuk! Tokoh Lintas Agama Turun ke Jalan Bagikan Takjil di Depan Kemenag Kota Serang

BISNISBANTEN.COM – Pemandangan menyejukkan menghiasi Jalan Ciwaru Raya, Cipare, Kecamatan Serang, tepat di depan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Serang pada Senin, 9 Maret 2026.

Dalam semangat kebersamaan, para tokoh dan perwakilan umat Kristen, Katolik, Buddha, hingga Hindu berbaur bersama umat Muslim untuk membagikan ratusan paket takjil gratis.

Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian Gebyar Ramadan 1447 Hijriah ini menyasar para pengendara dan masyarakat yang menjalankan ibadah puasa. Hanya dalam waktu kurang dari satu jam, ratusan paket takjil ludes dibagikan kepada warga yang melintas.

Advertisement

Kepala Kantor Kemenag Kota Serang, Ade Baijuri, mengungkapkan bahwa pelibatan umat non-Muslim dalam pembagian takjil tahun ini merupakan sebuah terobosan baru. Menurutnya, aksi ini adalah bukti nyata bahwa kepedulian sosial di bulan suci melampaui sekat perbedaan keyakinan.

“Ini bukti nyata bahwa toleransi beragama di Kota Serang benar-benar tinggi. Kami mengajak saudara-saudara dari agama lain untuk bersama-sama membagikan takjil agar kita saling menghormati dan menghargai,” ujar Ade di lokasi kegiatan.

Ade juga menegaskan bahwa Kota Serang kini menjadi barometer kerukunan umat beragama di Provinsi Banten. Semangat ini sebelumnya juga telah terpupuk saat momen Kirab Tarhib Ramadan yang digelar bertepatan dengan perayaan Imlek 2026.

​Senada dengan Ade, perwakilan umat Kristen Protestan, Listen Pinantiyo Sitorus, mengaku bersyukur bisa terlibat langsung. Menurutnya, momen Ramadan adalah waktu yang tepat untuk menunjukkan bahwa umat Kristiani hadir dan peduli terhadap masyarakat Kota Serang.

​”Dengan memperkenalkan diri seperti ini, saudara-saudara kita tahu bahwa kita juga peduli. Saat kita bisa menerima perbedaan, maka toleransi akan terus terjaga,” ungkapnya.

​Disisi lain, Romo Yuri Sugiharto dari Vihara Meta Serang perwakilan umat Budha menceritakan bahwa biasany pihaknya membagikan takjil secara mandiri di depan vihara. Namun, kolaborasi tahun ini terasa lebih istimewa.

​”Kami sangat bahagia bisa bersama-sama dengan agama lain. Kami berharap acara seperti ini terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya untuk merekatkan hubungan sesama umat beragama,” kata Romo Yuri.

​Harapan besar juga disampaikan oleh Frater Stanislaus Alexander Noning dari Gereja Katolik Kristus Raja Serang. Ia mengapresiasi program Kemenag yang dinilai mampu menyentuh masyarakat luas, terutama mereka yang membutuhkan.

​”Kiranya agenda kebersamaan ini semakin sering dilakukan agar kerukunan menyentuh hingga ke akar, yakni kepada mereka yang miskin dan membutuhkan bantuan dari kita semua,” tuturnya.

​Rangkaian Gebyar Ramadan Kemenag Kota Serang juga akan dilanjutkan dengan peringatan Nuzulul Qur’an dan pemberian santunan.

Aksi ini tidak hanya sekadar berbagi makanan berbuka, tetapi menjadi simbol kuatnya fondasi kerukunan di Ibu Kota Provinsi Banten, di mana perbedaan keyakinan justru menjadi kekuatan untuk saling menguatkan.(siska)

Advertisement
bisnisbanten.com