Banten24

Seba Negeri Kota Serang 2025 Digelar Meriah, Fokus Evaluasi Kinerja, UMKM, dan Inovasi

BISNISBANTEN.COM – Pemerintah Kota Serang kembali menggelar acara tahunan Seba Negeri Kota Serang 2025 di Hotel ASTON Serang, pada h Selasa, (02/12/25). Acara ini menjadi momentum penting sebagai ajang evaluasi kinerja dan pencapaian Pemkot Serang, pameran UMKM, serta pemberian penghargaan bagi inovator dan perangkat daerah berprestasi.

Walikota Serang, Budi Rustandi, memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan menegaskan pentingnya acara tersebut sebagai forum evaluasi dan silaturahmi. Walikota bahkan menjamin acara serupa akan terus diselenggarakan di masa mendatang, terlepas dari adanya efisiensi anggaran.

Acara Seba Negeri 2025 ini dijadikan Walikota Budi Rustandi sebagai momentum untuk mengevaluasi kinerja seluruh OPD serta mendorong semangat inovasi di jajaran pemerintahan.

Advertisement

“Acara Seba Negeri ini penting dalam rangka untuk menjaga, mengevaluasi kinerja teman-teman OPD semua. Dan insyaallah ke depannya ini acaranya tetap ada walaupun tanpa anggaran APBD,” tegas Walikota.

Menyikapi rencana efisiensi anggaran yang disampaikan oleh Ketua Pelaksana sekaligus Asda I Kota Serang, Subagyo, Walikota Budi Rustandi memberikan semangat.

“Ini membuktikan semangat kita untuk berjuang. Bahwa tidak selalu pembangunan juga dari APBD. Masa yang kayak gini harus pakai APBD. Betul ya? Mohon semangat, tenang saja,” ujarnya.

Ia juga menekankan digelarnya lomba inovasi untuk menyemangati OPD agar lebih berinovasi dan menyelaraskan kinerja mereka dengan visi dan keinginan Walikota. “Jadi antara Walikota dengan anak buah ini mereka harus bisa tahu apa yang saya mau,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Budi juga menyoroti pentingnya koordinasi yang baik antara Camat dan Lurah dengan RT, RW, dan tokoh masyarakat. Ia meminta Lurah dan Camat untuk menjaga hubungan baik demi menjaga ketertiban dan keamanan.

Selain itu, Budi juga menyampaikan kabar baik terkait dimulainya pembangunan di Kota Serang pada Januari 2026. Ia meminta Pak Iwan dan Camat untuk bersosialisasi dan memberikan data pembangunan kepada masyarakat, agar informasi tersampaikan jelas dan tidak menimbulkan kebingungan.

Ketua Pelaksana Seba Negeri Kota Serang 2025, Subagyo yang juga Asisten Daerah I Kota Serang, menyampaikan bahwa kegiatan ini dimaksudkan sebagai bentuk apresiasi, evaluasi kinerja, dan pencapaian Pemerintah Kota Serang.

“Kegiatan seba negeri ini dimaksudkan sebagai bentuk apresiasi evaluasi kinerja dan pencapaian pemerintah Kota Serang, mempererat tali dan menjalin silaturahmi antar berbagai tingkat pemerintahan dan masyarakat,” jelas Subagyo.

Subagyo menjelaskan, maksud utama kegiatan ini adalah untuk menampilkan hasil-hasil pengembangan produk UMKM dan inovasi melalui perpaduan tradisi dan modernitas. Tujuannya adalah mendukung dan mensosialisasikan visi dan misi Kota Serang. Menjadi ajang pameran keberhasilan pembangunan di berbagai sektor, termasuk produk UMKM dan pertanian dari seluruh 6 kecamatan dan kelurahan di Kota Serang.

“Kegiatan ini juga ujtuk mendorong inovasi dan partisipasi aktif masyarakat. Menciptakan interaksi positif, serta meningkatkan sinergi dan kolaborasi antara seluruh pemangku kepentingan (stakeholder),” ucapnya.

Acara ini juga menjadi ajang pameran hasil-hasil pembangunan dan produk UMKM dari enam kecamatan, serta pemberian berbagai penghargaan, di antaranya:

* Apresiasi kepada OPD dalam pencapaian penyusunan laporan SPM.

* Penyerahan bantuan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni).

* Kategori Kelurahan Terbaik dalam pelaksanaan kegiatan Jumat Bersih.

* Kategori Evaluasi Implementasi SAKIP Perangkat Daerah.

* Penghargaan Inovasi Daerah (Pelayanan Publik, Tata Kelola Pemerintahan, dan Inovasi Publik).

Kegiatan Seba Negeri 2025 dibiayai melalui APBD Kota Serang Tahun Anggaran 2025, dengan dukungan dari Bank Indonesia, Bank Banten, dan Bank BJB.

Sebagai informasi, acara ini dihadiri oleh seluruh Forkopimda, instansi vertikal, perangkat daerah lingkup Pemkot Serang, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan kecamatan dan kelurahan.(siska)

Advertisement
bisnisbanten.com