RS Mata Achmad Wardi Gelar Halal Bihalal, Dorong Transformasi Pelayanan Berbasis Takwa

BISNISBANTEN.COM – RS Mata Achmad Wardi BWI-DD menggelar kegiatan Halal Bihalal dan Silaturahmi yang berlangsung di Hotel Horison Ultima Ratu, Kota Serang, Selasa(7/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum refleksi pasca-Ramadan sekaligus penguatan komitmen dalam meningkatkankualitas pelayanan kesehatan.
Mengusung tema “Ramadan Training, Idul FitriTransforming: Membangun Pelayanan Prima BerlandaskanTakwa”, acara ini dihadiri oleh jajaran manajemen, tenagamedis, karyawan, serta sejumlah tamu undangan dari berbagaiunsur strategis.
Hadir sebagai pembicara utama, dr. Arif Alamsyah, yang menyampaikan pentingnya transformasi pelayanan kesehatanyang tidak hanya berorientasi pada aspek klinis, tetapi juga nilai-nilai spiritual dan integritas. Ia menekankan bahwa Ramadan merupakan fase pembentukan karakter yang harusdiimplementasikan dalam praktik pelayanan sehari-hari.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Prof. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M(K), Menteri Kesehatan Republik Indonesia periode 2014–2019, yang dikenal sebagai tokoh nasional di bidang kesehatanmata. Selain itu, turut hadir Dewan Pengawas, Dewan PengawasSyariah, para dokter spesialis mata, serta mitra dan stakeholder lainnya.
Direksi RS Mata Achmad Wardi menyampaikan bahwa kegiatanHalal Bihalal ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapijuga bagian dari upaya penguatan budaya organisasi. Nilai-nilaiyang dibangun selama Ramadan diharapkan dapat menjadifondasi dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
“Momentum Idul Fitri ini menjadi titik transformasi bagi seluruhinsan rumah sakit untuk meningkatkan kualitas layanan yang lebih humanis, profesional, dan berlandaskan nilai takwa,” ujarperwakilan manajemen dalam sambutannya.
Selain sesi tausiyah dan sambutan, kegiatan juga diisi denganramah tamah antar karyawan dan pemangku kepentingansebagai bentuk penguatan sinergi internal dan eksternal.
RS Mata Achmad Wardi menegaskan komitmennya untuk terusmenghadirkan layanan kesehatan mata yang unggul, terjangkau, dan berbasis nilai keislaman, sejalan dengan tuntutanpeningkatan mutu layanan kesehatan di Indonesia.









