Puluhan Tahun Dinanti, Kampung Pelumasan Kota Serang Kini Punya Gapura Permanen Hasil Karya KKM 14

BISNISBANTEN.COM – Kelompok Kerja Mahasiswa (KKM) 14 Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, menutup rangkaian pengabdiannya dengan menghadirkan karya nyata berupa pembangunan Gapura Selamat Datang di Kampung Pelumasan, RT 014 RW 004, Rabu (29/7/2026).
Mengusung tema “Berbudi Saat Pengabdian dan Gemilang dalam Pemberdayaan”, pembangunan gapura tersebut menjadi simbol kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam mewujudkan aspirasi yang selama bertahun-tahun dinantikan warga.
Lurah Pabuaran, Maryani, memberikan apresiasi tinggi atas capaian mahasiswa KKM 14. Menurutnya, keberadaan gapura bukan hanya mempercantik lingkungan, tetapi juga memperkuat identitas wilayah, terlebih menjelang rangkaian Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN), yakni Hari Ulang Tahun Kota Serang ke-19 dan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-81.
“Ini capaian yang sangat gemilang dan membanggakan. Adik-adik mahasiswa berhasil merealisasikan program besarnya. Semoga gapura ini terus memberikan manfaat dan menjadi kebaikan bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap seluruh program yang telah dilaksanakan selama masa KKM mampu menjadi bekal pengalaman bagi mahasiswa sekaligus memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Kelurahan Pabuaran.
Sementara itu, Koordinator Kecamatan (Korcam) KKM, Sastra Wijaya, menilai pembangunan gapura menjadi bukti bahwa program pengabdian mahasiswa mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat.
Menurutnya, selama satu bulan pelaksanaan KKM, mahasiswa tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi juga berhasil menerjemahkan aspirasi warga menjadi sebuah karya yang dapat dirasakan manfaatnya secara langsung.
“Gapura ini menjadi role model keberhasilan KKM. Aspirasi masyarakat yang telah lama diharapkan akhirnya bisa diwujudkan melalui kolaborasi mahasiswa dan warga,” katanya.
Ia juga mengingatkan seluruh mahasiswa agar menyelesaikan laporan pertanggungjawaban KKM secara tepat waktu sebagai bagian dari tahapan akademik.
“Laporan terbaik ialah yang selesai pada waktunya, untuk itu semoga setelah selesai nya program KKM 14 juga bisa menyelesaikan laporan akhirnya,” pesannya
Antusiasme juga datang dari Ketua RT 014, Sapri (54). Ia mengaku masyarakat menyambut pembangunan gapura dengan penuh semangat sejak proses awal dimulai.
Menurutnya, selama bertahun-tahun Kampung Pelumasan belum memiliki gapura permanen sebagai penanda kawasan.
“Warga sangat antusias sejak awal pembangunan. Kami merasa bahagia karena akhirnya kampung ini memiliki gapura yang menjadi identitas wilayah. Terima kasih kepada seluruh mahasiswa yang telah memberikan karya terbaiknya,” ungkap Sapri.
Hal senada disampaikan perwakilan warga Kampung Pelumasan, Nujanah (52). Ia menyebut pembangunan gapura memiliki nilai historis bagi masyarakat.
“Selama saya hidup, baru kali ini Kampung Pelumasan memiliki gapura permanen. Ini menjadi sejarah sekaligus kebanggaan bagi warga kami,” tuturnya.
Di sisi lain, Ketua KKM 14 Pabuaran, Geger Sanjaya, menjelaskan bahwa pembangunan gapura merupakan hasil dari proses penyerapan aspirasi masyarakat selama pelaksanaan KKM.
Berbagai usulan sempat muncul, mulai dari pengembangan taman baca di mushala, penguatan sarana olahraga, hingga pendampingan pelaku UMKM dalam pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB). Namun, setelah melalui musyawarah bersama warga, pembangunan gapura dipilih sebagai program prioritas karena dinilai paling mendesak dan mampu memberikan manfaat jangka panjang.
“Banyak aspirasi yang kami terima. Setelah berdiskusi dengan masyarakat, kami sepakat menjadikan pembangunan Gapura Selamat Datang sebagai program besar KKM tahun ini,” jelas Geger.
Ia menambahkan, pembangunan tersebut sepenuhnya didukung melalui hasil kolektif mahasiswa KKM 14 Pabuaran sebagai bentuk komitmen dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Motivasi kami sederhana, yakni ingin membantu pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat Kampung Pelumasan. Semoga gapura ini menjadi simbol kebersamaan, memperkuat identitas wilayah, serta memberikan manfaat bagi Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Walantaka, dan Kota Serang,” pungkasnya.
Perlu disampaikan bahwa Pembangunan Gapura Selamat Datang ini menjadi penutup perjalanan pengabdian mahasiswa KKM 14 Pabuaran menelan biaya Rp2.300.000,00. Lebih dari sekadar bangunan fisik, gapura tersebut menjadi simbol semangat gotong royo.ng, kepedulian, dan sinergi antara perguruan tinggi dengan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan berbasis kebutuhan warga. (Siska)









