Permudah Pelayanan Perizinan Untuk Percepatan Perkembangan Investasi di Kabupaten Serang
Dinas Penanaman Modal dan Payanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Serang

BISNISBANTEN.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) di bawah kepemimpinan H Syamsuddin, SH.,M.Si sebagai kepala dinas terus melakukan terobosan untuk mengejar capaian Investasi di Kabupaten Serang agar setiap tahunnya melebihi target.
Berdasarkan data yang diperoleh DPMPTSP Kabupaten Serang, dari target investasi pada 2023 sebesar Rp5,77 triliun hingga triwulan ketiga atau hingga September 2023 sudah mencapai Rp7,3 triliun atau 127,29 persen, terbagi atas Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp5,2 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp2,07 triliun.
“Realisasi Investasi di Kabupaten Serang cukup tinggi, ini tidak terlepas dari dipermudahnya perizinan yang diberikan,” tuturnya.

Dengan banyaknya investasi dari PMA, menurut Syamsuddin, menunjukkan Kabupaten Serang diminati investor asing. PMA yang akan berinvestasi di suatu daerah, kata Syamsuddin, biasanya keamanan menjadi pertimbangan, kondisi geografis, kemudian infrastruktur. Maka dari itu, pihaknya mempermudah proses perizinannya. Apalagi, pada masa periode Bupati Ratu Tatu Chasanah sudah menuntaskan pembangunan infrastruktur jalan dengan kualitas betonisasi dan menjadi daya tarik bagi investor. Tidak sampai di situ, pihaknya juga gencar melakukan sosialisasi dan bimbingan teknis (Bimtek) kepada para pelaku usaha untuk lebih meyakinkan dalam berinvestasi. Atas pertimbangan tersebut, menjadikan Kabupaten Serang diminati oleh investor skala besar, terutama bidang Industri.

“Kabupaten Serang sangat dilirik untuk berinvestasi, apalagi didukung lancarnya transportasi dan jalan tol,” terang mantan Kepala Bagian (Kabag) Hukum Setda Kabupaten Serang ini.
Dari investasi yang masuk, diperkirakan Syamsuddin, sudau banyak merekrut tenaga kerja dan berdampak terhadap berkurangnya angka pengangguran dan diharapkan terjado penurunan dari tahun ke tahun. Diungkapkan Syamsuddin, investasi yang masuk mayoritas bergerak pada bidang industri dan didominasi di wilayah Kecamatan Cikande.

“Saya berharap, dari tahun ke tahun investasi di Kabupaten Serang terus berkembang, seiring dengan pesatnya laju pembangunan yang terus dilakukan di setiap sektornya,” harapnya. (advertorial)









