Info Bisnis

Perkuat Silaturahmi, REI Banten Gelar Halal Bihalal

BISNISBANTEN.COM — Realestate Indonesia (REI) Banten menggelar Halal Bihalal yang hadiri ratusan pengurus dan anggota. Acara yang bertujuan memperkuat silaturahmi ini diselenggarakan di Ballroom Horison Ultima Ratu Serang, Rabu (17/5).

Ketua REI Banten Roni Hadiriyanto Adali mengungkapkan, pada hari ini, REI Banten menggelar acara Halal Bihalal dengan tema Silaturahmi Kuat, Bisnis Meningkat.

“Lewat halal bihalal ini untuk memperkuat tali silaturahmi antara pengembang dan juga dengan beberapa bank pelaksana. Lewat kegiatan seperti ini, para pengembang lebih mengenal satu sama lain dan memberikan pengaruh positif untuk bisnis yang dijalani,” katanya.

Advertisement

Ia menambahkan, dengan silaturahmi dan komunikasi yang baik antara pengembang, bank pelaksana, dan pemerintah bisa meningkatkan penjualan properti yang ada di Banten. Pada tahun ini, REI Banten dengan tagline REI Banten Bersinar menargetkan sekitar 10 ribu unit rumah bisa terjual.
“Saat ini, penjualan terus ditingkatkan terutama paska lebaran. Pada triwulan satu penjualan masih rendah sedikit dan mudah-mudahan pada triwulan selanjutnya bisa lebih banyak sehingga target tercapai,” katanya.

Dalam acara ini, beberapa bank pelaksana yang hadiri yakni BNI, Bank Mandiri, BRI, BTN Syariah, BTN, dan lainnya.

Ia menjelaskan, dengan target 10 ribu unit rumah, REI Banten memiliki program unggulan dengan tagline REI Banten Bersinar, setidaknya ada empat pilar yang akan dijalankan antara lain Sinergi Kolaborasi, dan Kerja sama yang baik antar organisasi. Kedua, meningkatkan kerjasama. Ketiga, meningkatkan kualitas para pengembang agar bisa menjadi professional dan berintegritas, dan keempat meningkatkan penjualan.

Kasubdit Kemudahan dan Bantuan Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR Samson Sibarani memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan halal bihalal anggota REI Banten. Kegiatan ini juga selaras dengan tema yang diusung yakni Silaturahmi Kuat, Bisnis Meningkat. Dengan saling mengenal dan kolaborasi antara stakeholder bisa lebih mudah dalam mencari solusi dari masalah yang dihadapi.
“Untuk itu, pengembang bisa lebih bersinergi,” katanya.

Ia berharap, pengembang terus meningkatkan kualitas hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah. “Walaupun harganya murah, tetapi bukan murah-murahan sehingga kualitas tetap dijaga,” harapnya. (susi)

Advertisement
bisnisbanten.com